Â
ARTI- Fasilitas pinjaman
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Â
BNGA - Free float
PT CIMB Niaga (BNGA) akan mengikuti aturan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait jumlah saham beredar atau free float minimum dari saat ini saham beredar BNGA hanya 3.08% saham. BNGA tengah mengkaji beberapa opsi diantaranya rights issue maupun private placement. BNGA juga mengkaji opsi pembagian dividen saham dengan rencana CIMB Group Sdn Bhd yang kini memegang 96.62% saham BNGA tidak akan mendapatkan dividen saham.
Â
ISAT - Rencana refinancing
PT Indosat Ooredoo (ISAT) akan melakukan refinancing atas utang senilai Rp 200 Miliar kepada PT Bank Central Asia (BBCA) dan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia. Perseroan akan menggunakan dana hasil emisi obligasi senilai Rp 794 Miliar. Selain untuk refinancing utang, perseroan akan menggunakan dana hasil obligasi sebesar Rp 294.7 Miliar untuk membeli base station subsystem untuk menambah kapasitas di area dengan trafik tinggi dan digunakan juga untuk memperluas jangkuan jaringan sebagai upaya untuk meningkatkan pelanggan baru. Sisa dana obligasi sekitar 37% akan digunakan untuk pembayaran hak penggunaan (BHP) spectrum frekuensi radio kepada pemerintah.
Â
TLKM - Rencana penjualan saham treasury
PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) berencana menjual sisa saham simpanan (treasury stock) hasil pembelian kembali (buyback) yang dilakukan pada 20 Juni 2007 hingga 20 Desember 2009. Dalam periode tersebut TLKM melakukan buyback atas 321.42 juta lembar saham. Pada tahun 2013 TLKM telah mengalihkan 299.05 juta saham simpanan untuk program kepemilikan saham karyawan. Dengan demikian masih ada sisa 22.3 juta saham simpanan yang wajib dialihkan dengan tenggat waktu hingga 22 Desember 2015. TLKM berencana menjual sisa saham simpanan dengan block trade dan crossing di pasar negosiasi.Â
(ang/ang)











































