First Asia Capital: IHSG Bisa Menguat Terbatas

First Asia Capital: IHSG Bisa Menguat Terbatas

First Asia Capital - detikFinance
Jumat, 11 Des 2015 08:20 WIB
First Asia Capital: IHSG Bisa Menguat Terbatas
Jakarta - IHSG berhasil tutup stagnan di 4466,210 setelah hampir sepanjang perdagangan bergerak di teritori negatif. Aksi beli pemodal lokal di akhir sesi terhadap sejumlah saham unggulan seperti Astra dan BCA berhasil mengimbangi tekanan jual pemodal asing. Kemarin penjualan bersih asing mencapai Rp489,27 miliar. Sentimen pasar masih didominasi sentimen negatif dari kawasan emerging market menyusul meningkatnya kekhawatiran perlambatan ekonomi China setelah data PPI China November lalu kembali turun 5,9% (mom). Pada saat bersamaan pasar mengantisipasi rencana kenaikan bunga AS menjelang pertemuan The Fed pekan depan. Harga komoditas seperti minyak mentah yang terus melemah kembali menekan saham sektor tambang dan perkebunan.

Sementara Wall Street tadi malam berhasil rebound setelah terkoreksi selama tiga sesi perdagangan sebelumnya. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,47% dan 0,23% tutup di 17574,75 dan 2052,23. Penguatan terutama ditopang saham berbasiskan teknologi dan saham airlines. Sedangkan harga minyak mentah kembali anjlok tadi malam 1,83% di USD36,48/barel. Pasar saat ini tengah menanti hasil pertemuan The Fed 15-16 Desember pekan depan.

Pada perdagangan akhir pekan ini, IHSG diperkirakan masih bergerak bervariasi dalam rentang konsolidasi berpeluang menguat terbatas. Saham-saham sektoral yang diuntungkan dengan sentimen penurunan harga minyak mentah seperti konsumsi, semen, transportasi akan cenderung menguat. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 4440 hingga 4490.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads