Sementara itu dari bursa Asia, indeks Nikkei yang sebelumnya sempat melemah, kemarin dicatatkan menguat cukup signfikan sebesar 2.61% ke level 19.049.91 seiring dengan data kenaikan pengunjung asing yang datang ke Jepang pada bulan november tumbuh sebesar 41% (YoY). Selain itu pertumbuhan ekonomi China yang diprediksikan oleh Chinese Academy of Social science menyatakan bahwa tahun depan ekonomi China masih melamabat dikisaran 6.6%-6.8%, lebih rendah dari ekspektasi pertumbuhan tahun ini sebesar 6.9%. Selain itu inflasi diChina tahun depan juga diprediksikan akan berada di 2.1%.
Indeks utama di bursa wall street berhasil ditutup menguat setelah The Fed memutuskan untuk menaikkan suku bunga AS sebesar 25 basis point, dari sebelumnya 0.25% menjadi 0.5%. Beberapa pertimbangan The Fed sebelum menaikkan suku bunga di antaranya adalah, tingkat pengangguran AS yang sudah turun menjadi 5%, didukung oleh tingkat inflasi yang berada dikisaran 2%. Janet Yellen berharap tahun depan, ekonomi AS akan bertumbuh 2.4% dengan turunnya tingkat pengangguran menjadi 4.7%. Indeks Dow Jones menguat 1.28% ke level 17,749.09, S&P 500 naik 1.45% ke level 2,073.07 dan Nasdaq berhasil k zona hijau dengan naik 1.52% ke level 5,071.13.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak menguat terbatas. Secara teknikal, indikator stochastic oscilator yang masih berada di area oversold mulai menguat dengan MACD histogram yang sudah kembali positif, sementara RSI dan MFI bullish. Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak pada kisaran 4435-4530.
(ang/ang)











































