Kiwoom Securities: Ada Potensi Window Dressing

Kiwoom Securities: Ada Potensi Window Dressing

Kiwoom Securities - detikFinance
Rabu, 30 Des 2015 08:40 WIB
Kiwoom Securities: Ada Potensi Window Dressing
Jakarta - Positifnya Dow Jones dan bursa dunia dapat memberikan dukungan pada hari terakhir perdagangan tahun 2015 ini. IHSG masih berada di kisaran positif namun di tengah berlanjutnya minat jual asing kemarin. Potensi window dressing kemungkinan dapat menghambat peluang negatif. Sehingga, kami memperkirakan IHSG akan bergerak cenderung menguat hari ini.

 

AMRT - Ekspansi luar negeri

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) berencana menambah 100-150 gerai di Filipina pada tahun 2016. Hingga September 2015, AMRT telah membuka 77 gerai di Filipina dan optimis hingga akhir tahun dapat mengelola 90 gerai. Dengan target penambahan 100-150 gerai terealisasi maka total gerai tahun depan akan menjadi 190-240 gerai. Konsep gerai tahun depan masih berupa gerai minimarket dengan investasi dana sekitar US$ 2 Juta hingga US$ 3 Juta untuk pendirian gerai tersebut. Sumber dana investasi berasal dari kas internal dan pinjaman bank. Selain pendanaan AMRT, juga menyiapkan kebutuhan SDM dengan satu gerai membutuhkan delapan karyawan.

 

NIRO - Rencana ekspansi

PT Nirvana Development (NIRO) berencana membangun 7-10 pusat perbelanjaan baru tahun depan dengan total investasi mencapai Rp 800 Miliar hingga Rp 1 Triliun. Ekspansi dilakukan melalui perusahaan patungan bernama PT Nirvana Wastu Pratama (NWP) dengan kepemilikan saham 65% dimiliki oleh NIRO dan sisanya dimiliki oleh mitra strategis perseroan, Warburg Pincus LLC, dimana untuk tahap awal akan dibangun 3 mal terlebih dahulu. Mal pertama yang akan dibangun perseroan yaitu Borneo Citimall Bontang dengan luas sewa bersih seluas 14,000 m² yang ditargetkan bisa beroperasi pada Juni 2016, dan dua mal lainya yaitu Citimall Prabumulih dan Citimall Tanjung Pinang dengan luas masing-masing 45,000 m² dan 33,000 m² yang ditargetkan bisa beroperasi pada akhir tahun depan. Untuk mendanai ekspansi tersebut perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 800 Miliar hingga Rp 1 triliun.

 

RIMO - Rencana rights issue

PT Rimo International (RIMO) berencana melakukan rights issue senilai total Rp 7.52 Triliun pada bulan Januari 2016 dan meng-klaim telah memiliki 17 standby buyer untuk menyerap rights issue dengan komitmen dana masing-masing mencapai kisaran Rp 250-500 Miliar. RIMO berencana menerbitkan 28.39 miliar lembar saham baru dengan harga penawaran Rp 265 per lembar dengan rasio 2:167. RIMO tengah menunggu pernyataan efektif OJK terkait pelaksanaan rights issue.

 

SMRA - Target marketing sales 2016

PT Summarecon Agung (SMRA) menargetkan marketing sales tahun depan mencapai Rp 4.5 Triliun, sama dengan target tahun ini. SMRA memilih target konservatif tahun depan untuk menyesuaikan pertumbuhan bisnis dengan daya beli konsumen. SMRA masih mengandalkan beberapa proyek yang sudah ada antara lain: Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi, dan Summarecon Bandung. Khusus untuk Summarecon Bandung, SMRA akan membangun fasilitas mal setelah peluncuran proyek perumahan sejak November 2015.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads