Ada Gejolak di China dan Timur Tengah

Ada Gejolak di China dan Timur Tengah

Ellen May - detikFinance
Selasa, 05 Jan 2016 08:40 WIB
Ada Gejolak di China dan Timur Tengah
Jakarta - Indeks Dow Jones ditutup di level 17,148.94 melemah 276.09 poin (-1.58%) merespon kondisi di China dan Timur Tengah.

Sentimen positif internal seperti turunnya BBM, pembangunan infrastruktur & kemungkinan turunnya suku bunga, sementara terkubur oleh sentimen negatif dari eksternal.

Beberapa sentimen negatif datang dari eksternal yaitu kejatuhan saham di China sebesar 7 % kemarin hingga perdagangannya dihentikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu terjadi karena investor di China mulai melepas saham setelah larangan menjual saham berakhir yaitu pada 8 Januari 2015.

Larangan jual saham itu diberlakukan oleh pemerintah China untuk mencegah kejatuhan saham lebih dalam beberapa waktu yg lalu.

Selain itu, perlambatan perekonomian masih terjadi di China, data aktivitas pabrik yg baru dirilis cenderung melambat.

Selain itu koreksi di market juga dikarenakan ketegangan di Timur Tengah yaitu pemutusan hubungan diplomatis Arab Saudi dan Iran.

Ketegangan ini memicu kekuatiran terganggunya suplai minyak dunia yang berakibat mendongkrak kenaikan harga minyak dalam jangka pendek.

IHSG ditutup di level 4,525.92 tepat kembali di area suport, melemah 67.09 poin (-1.46%). IHSG kembali berpotensi menguji area suport 4444.

Speculative rebound untuk saham sektor energy, merespon kenaikan harga minyak.

ADHI short term hindari. AKRA uji resisen 7200 jika breakout menuju resisten berikutnya di 7500 dan 8000

ASMI masih uptrend, waspadai volatilitas dan likuiditas. BMTR sudah sangat riskan profit taking.

BSDE buy on weakness 1760, batasi risiko jika bergerak di bawah 1760. Target terdekat BSDE di 1900.

KIJA hampir sentuh target 250 kemarin, waspadai profit taking lanjutan. VINS cenderung mulai aktif dan uptrend.

Waspadai volatilitas pasar dalam beberapa hari ini. January Effect, apakah hanya mitos ? Apa pemicunya?

Apakah problem di China ini merupakan sesuatu yang berdampak panjang/pendek? Bagaimana menyiasati 2016?

Semoga #Kopipagi 5 Januari 2016 dapat mencerahkan dan salam profit.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads