First Asia Capital: IHSG Berpeluang Menguat

First Asia Capital: IHSG Berpeluang Menguat

First Asia Capital - detikFinance
Rabu, 20 Jan 2016 08:47 WIB
Jakarta - IHSG bergerak bervariasi pada perdagangan kemarin merespons data pertumbuhan ekonomi China yang melambat. IHSG di akhir sesi berhasil menguat tipis 10,461 poin (0,23%) di 4.491,737. Perdagangan berlangsung sepi, dengan nilai transaksi di Pasar Reguler hanya Rp 2,75 triliun, di bawah rata-rata harian pekan lalu sebesar Rp 3,92 triliun.

Penguatan terbatas IHSG kemarin dipicu membaiknya pergerakan pasar saham Asia pasca keluarnya data pertumbuhan ekonomi China 2015 yang mencapai 6,9%, melambat dibandingkan tahun sebelumnya 7,3%.

Perlambatan ini sejalan dengan perkiraan ekonom dan pemerintah China sebelumnya. Merespons perlambatan ekonomi di negara tersebut, pelaku pasar berspekulasi otoritas China akan menambah program stimulusnya seperti pemotongan kembali reserve requirement ratio.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks The MSCI Emerging Market kemarin sore menguat 1,6% di 714,46 setelah mengalami koreksi selama empat sesi perdagangan sebelumnya. Sementara tadi malam bursa global bergerak bervariasi.

Indeks Eurostoxx di kawasan Euro naik 1,59% di 2980,49. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street menguat terbatas masing-masing 0,2% dan 0,05% di 16016,02 dan 1881,33.

Harga minyak mentah tadi malam di AS turun 3,43% di US$ 28,41/barel. Penurunan kembali harga minyak mentah dipicu proyeksi International Energy Agency (IEA) yang memperkirakan suplai minyak dunia tahun ini akan berlebih 1 juta barel per hari dibandingkan permintaan. Di sisi lain IMF menurunkan pertumbuhan ekonomi global tahun ini menjadi 3,4% dari proyeksi sebelumnya 3,6%.

Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak bervariasi berpeluang menguat terbatas, menyusul rendahnya tekanan jual di pasar global. Saham-saham yang diuntungkan dengan penurunan BI Rate akan menopang penguatan indeks. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 4.470 hingga 4.520.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads