First Asia Capital: IHSG Masih Tertekan

First Asia Capital: IHSG Masih Tertekan

First Asia Capital - detikFinance
Kamis, 21 Jan 2016 08:52 WIB
Jakarta - Meningkatnya kembali kekhawatiran pasar atas perlambatan perekonomian global telah menekan pergerakan pasar saham Asia yang berdampak pada pergerakan IHSG kemarin.

Hampir sepanjang perdagangan indeks bergerak di teritori negatif. IHSG kemarin tutup koreksi 63,752 poin (1,42%) di 4.427,985. Ini merupakan posisi penutupan IHSG terendah sejak perdagangan 16 Desember 2015. Pada saat bersamaan indeks The MSCI Emerging Market kemarin sore anjlok 2,8% di 694,44.

Tekanan jual di pasar saham Asia kemarin dipicu kekhawatiran memburuknya perekonomian global tahun ini. setelah IMF merevisi ke bawah proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun ini menjadi 3,4% dari proyeksi sebelumnya 3,6%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perlambatan perekonomian China menjadi faktor utama perlambatan ekonomi global tahun ini, dan anjloknya harga minyak mentah. Berlanjutnya kekhawatiran memburuknya perekonomian China dan kembali anjloknya harga minyak mentah tadi malam masih menekan pergerakan pasar saham global.

Indeks Eurostoxx di kawasan Euro anjlok 3,28% di 2.882,59. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street masing-masing koreksi 1,6% dan 1,2% tutup di 15.766,74 dan 1.859,33.

Harga minyak mentah di AS tadi malam kembali turun 6% di US$ 26,76/barel setelah data cadangan minyak AS pekan lalu, secara tidak terduga, naik 4,6 juta barel menjadi 485,2 juta barel.

Kondisi pasar global dan kawasan yang ditandai meningkatnya risiko, akan kembali menekan pergerakan indeks hari ini. IHSG diperkirakan akan bergerak di 4.410 hingga 4.470 cenderung di teritori negatif menyusul minimnya insentif positif dan meningkatnya risiko capital outflow.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads