IHSG setelah bergerak bervariasi dalam rentang terbatas akhirnya berhasil tutup tipis di teritori positif menguat 4,68 poin di .4510,468 setelah sempat koreksi 22 poin di awal sesi, terutama ditopang penguatan saham sektor konsumsi dan manufaktur. Nilai transaksi di Pasar Reguler kemarin hanya mencapai Rp 3,24 triliun, di bawah rata-rata harian pekan lalu Rp 3,5 triliun.
Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih hingga Rp 370 miliar. Dari kawasan Asia, risiko pasar kembali dipicu anjloknya indeks saham China hingga 6% lebih ke level terendah dalam 13 bulan terakhir menyusul meningkatnya risiko capital outflow.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain pasar tengah menanti hasil pertemuan The Fed yang berakhir Rabu pekan ini. Pasar memperkirakan The Fed masih akan menahan FFR pada level saat ini dan berharap The Fed membantu menstabilkan pasar.
Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak searah dengan pergerakan pasar saham global tadi malam, setelah harga minyak mentah kembali rebound. Saham-saham tambang akan mendapat momentum penguatannya kembali. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 4.490 hingga 4.550.
IHSG : S1 4490 S2 4470 R1 4525 R2 4550
Saham Pilihan
- ASII 6050-6250 TB, SL 5750
- BBNI 4880-5000 BoW, SL 4800
- BMRI 9450-9650 TB, SL 9200
- KLBF 1340-1410 TB, SL 1310
- JSMR 5700-5900 TB, SL 5600
- ANTM 309-330 TB, SL 304











































