Penguatan IHSG kemarin seiring dengan rendahnya risiko pasar saham kawasan Asia. Pasar yang tengah menanti hasil pertemuan The Fed optimistis, bank sentral AS tersebut akan menahan tingkat bunganya pada level saat ini di 0,5%.
Hal ini mendorong penguatan mata uang emerging market kemarin termasuk rupiah atas dolar AS yang menguat 0,24% di Rp 13.871. The MSCI Emerging Market Index kemarin sore menguat 0,9% di 714,91.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan harga minyak mentah rebound 1,8% di US$ 32,01/barel. Indeks saham di Wall Street terkoreksi terutama merespons pernyataan The Fed yang mengindikasikan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global akan berdampak pada pemulihan ekonomi AS. The Fed tadi malam memutuskan menahan tingkat bunga FFR di 0,5%.
Melanjutkan perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak bervariasi. Peluang penguatan akan dibayangi aksi ambil untung. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 4.550 hingga 4.620 rawan koreksi.
IHSG : S1 4550 S2 4525 R1 4620 R2 4660
Saham Pilihan
- ASII 6050-6250 TB, SL 5750
- TBIG 6000-6500 TB, SL 5700
- PPRO 181-195 TB, SL 175
- SMGR 10250-10900 Buy, SL 10000
- INTP 19400-20400 Buy, SL 19000
- UNVR 36800-38000 Buy, SL 35500
- ANTM 318-335 TB, SL 308











































