Nilai transaksi di Pasar Reguler meningkat mencapai Rp 4,1 triliun dibandingkan rata-rata harian sepanjang Januari ini, yang hanya Rp3,74 triliun. Pergerakan IHSG kemarin sejalan dengan pergerakan pasar saham emerging market di Asia, yang menyambut positif putusan The Fed malam sebelumnya yang menahan tingkat bunga FFR pada level saat ini di 0,5%.
Sementara harga minyak mentah kembali menguat dalam rentang terbatas di US$ 32,5/barel. Penguatan kembali harga minyak mentah telah mengangkat kembali pergerakan saham sektor tambang dan perkebunan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga minyak mentah di AS tadi malam menguat 4,64% di US$ 33,80/barel setelah beredar berita Arab Saudi (OPEC) mengusulkan ke Rusia mengurangi produksi 5% untuk meredam tekanan harga minyak mentah.
Selain saham sektor energi, penguatan saham di Wall Street turut ditopang sejumlah berita positif individual terutama menyangkut pencapaian laba 4Q15 seperti saham Facebook yang naik 15,5% dan Amazon yang naik 8,9%.
Kenaikan harga minyak mentah akan mendorong kembali saham-saham sektoral yang berbasiskan komoditas pada perdagangan akhir pekan ini sekaligus menandai perdagangan akhir Januari. IHSG berpeluang melanjutkan tren penguatannya, diperkirakan bergerak di 4.580 hingga 4.640 seiring rendahnya risiko pasar saham global dan kawasan.
IHSG : S1 4580 S2 4550 R1 4625 R2 4640
Saham Pilihan
- ASII 6100-6400 TB, SL 5900
- BDMN 3360-3500 TB, SL 3300
- BBTN 1360-1420 Buy, SL 1300
- PTBA 4250-4450 Buy, SL 4200
- ADRO 500-540 TB, SL 475
- ELSA 210-240 Buy, SL 195
- ROTI 1335-1400 TB, SL 1240Β











































