First Asia Capital: IHSG Minim Sentimen Positif

First Asia Capital: IHSG Minim Sentimen Positif

First Asia Capital - detikFinance
Rabu, 24 Feb 2016 08:37 WIB
Jakarta - Tekanan jual mendominasi perdagangan saham kemarin, menyusul reaksi negatif pasar atas rencana pemerintah menurunkan bunga kredit hingga di bawah 10% akhir tahun ini, dan pergerakan pasar saham Asia yang kembali berada di teritori negatif setelah China menurunkan kurs referensi yuan.

Saham sektor perbankan menjadi saham sektoral yang terkoreksi tajam kemarin. IHSG akhirnya tutup koreksi 54,566 poin (1,1%) di 4.654,054. Ini posisi penutupan terendah IHSG sejak perdagangan 4 Februari lalu.

Faktor pemicu lainnya yang menekan sejumlah harga saham sektoral pada perdagangan kemarin adalah, sentimen individual, seperti rilis laba 2015 sejumlah emiten yang di bawah perkiraan sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara bursa global tadi malam terkoreksi menyusul tertekannya kembali harga minyak mentah. Indeks Eurostoxx di kawasan Euro melemah 1,6% di 2.887,38. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street masing-masing koreksi 1,14% dan 1,25% di 16.431,78 dan 1.921,27.

Harga minyak mentah tadi malam di AS koreksi 4,7% di US$ 31,82/barel setelah pasar meragukan OPEC akan memotong produksinya. Katalis yang menekan pergerakan pasar saham global tadi malam adalah meningkatnya kembali kekhawatiran pelemahan ekonomi China setelah PBoC kembal melemahkan yuan dan tertekannya kembali harga minyak mentah.

Harga minyak yang kembali turun akan berdampak negatif bagi pergerakan harga saham berbasiskan komoditas seperti tambang yang beberapa sesi perdagangan terakhir menguat cukup sognifikan.

IHSG pada perdagangan hari ini berpeluang melanjutkan kembali koreksinya di tengah minimnya insentif positif baik dari domestik maupun eksternal. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 4.610 hingga 4.680 di teritori negatif.

S1 4610 S2 4575 R1 4680 R2 4720

Saham Pilihan

  • BBCA 13000-13400 TB, SL 12700
  • PGAS 2600-2720 TB, SL 2500
  • PPRO 190-198 BoW, SL 184
  • MNCN 1620-1740 TB, SL 1580
  • PWON 440-475 BoW, SL 435
  • ADHI 2470-2620 BoW, SL 2400
  • PTPP 3630-3800 BoW, SL 3600
(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads