First Asia Capital: IHSG Rawan Koreksi

First Asia Capital: IHSG Rawan Koreksi

First Asia Capital - detikFinance
Rabu, 16 Mar 2016 08:51 WIB
Jakarta - IHSG gagal melanjutkan penguatannya pada perdagangan kemarin. Perdagangan didominasi aksi ambil untung seiring memburuknya pasar saham kawasan Asia di tengah penantian pasar atas hasil pertemuan FOMC pertengahan pekan ini. IHSG tutup koreksi 27,750 poin (0,57%) di 4.849,781. Indeks MSCI Asia Pacific koreksi 0,8% kemarin. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 0,8% di Rp 13.164, terimbas pelemahan mata uang emerging market menjelang pertemuan FOMC pekan ini dan koreksi di sejumlah harga komoditas.

Sementara Wall Street bergerak bervariasi dan bursa saham Eropa terkoreksi. Indeks Eurostoxx di kawasan tersebut koreksi 0,8% di 3.067,21. Koreksi terutama dipicu saham-saham sektor energi dan pertambangan menyusul koreksi harga sejumlah komoditas.

Di Wall Street indeks DJIA ditutup menguat tipis 0,13% di 17.251,53. Indeks S&P dan Nasdaq masing-masing koreksi 0,18% dan 0,45% tutup di 2.015,93 dan 4.728,67.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harga minyak mentah tadi malam koreksi 2,26% di US$ 36,34/ barel. Koreksi pasar saham global tadi malam dipicu koreksi harga sejumlah komoditas setelah mengalami rally sebulan terakhir. Pasar juga tengah menanti FOMC Meeting yang berlangsung dua hari berakhir Kamis ini waktu setempat. The Fed kemungkinan besar menahan tingkat bunga FFR pada level 0,5% pada pertemuan Maret ini.

Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak bervariasi namun rawan koreksi terutama dipicu koreksi di sejumlah saham berbasiskan komoditas seiring pelemahan harga minyak dan sejumlah komoditas lainnya. Pelemahan rupiah atas dolar AS turut menahan animo beli pelaku pasar. Namun koreksi diperkirakan bersifat temporer lebih sebagai aksi ambil untung pemodal jangka pendek.

IHSG diperkirakan bergerak di support 4.810 dan resisten di 4.875 rawan koreksi.                                
 
S1 4810  S2 4780  R1 4875  R2 4900. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads