First Asia Capital: IHSG Berpeluang Rebound

First Asia Capital: IHSG Berpeluang Rebound

First Asia Capital - detikFinance
Selasa, 29 Mar 2016 08:58 WIB
Jakarta - Perdagangan saham kemarin kembali didominasi aksi jual dalam volume dan nilai transaksi yang minim. IHSG untuk lima hari perdagangan berturut-turut terkoreksi ditutup di 4773,626 atau koreksi 53,461 poin (1,11%). Nilai transaksi di Pasar Reguler menyusut hanya mencapai Rp2,94 triliun jauh di bawah rata-rata harian pekan kemarin sebesar Rp4,14 triliun. Minimnya insentif positif dan mencuatnya kekhawatiran semakin dekatnya kenaikan tingkat bunga FFR yang memicu penguatan dolar AS menjadi faktor penekan pasar saham.

Kemarin nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 0,73%, di posisi terendah selama empat pekan terakhir di Rp13342, dibandingkan posisi akhir pekan lalu di Rp13245. Melemahnya kembali rupiah terhadap dolar AS sepekan terakhir telah berdampak negatif terhadap pergerakan harga saham sektoral yang sensitif interest rate seperti perbankan, properti, dan konsumsi.

Sementara Wall Street tadi malam ditutup bervarasi. Indeks DJIA dan S&P berhasil menguat tipis masing-masing 0,1% dan 0,05% di 17535,39 dan 2037,05. Indeks Nasdaq koreksi 0,14% di 4766,79. Saham sektor energi kembali tertekan setelah harga minyak mentah tadi malam di AS koreksi 0,2% di USD39,39/barel. Pasar saat ini tengah menanti komnetar Janet Yellen Selasa ini untuk mendapatkan sinyal rencana kenaikan tingkat bunga FFR. Data ekonomi AS yang keluar seperti kenaikan tingkat harga di AS Februari cenderung melambat di 0,1% setelah Januari naik 0,3%. Data ini menurunkan ekspektasi kenaikan inflasi memicu pelemahan dolar AS setelah menguat dalam sepekan terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan hari ini IHSG diperkirakan bergerak bervariasi dengan peluang terjadinya rebound setelah lima hari perdagangan terkoreksi. Dari domestik, sentimen pasar akan digerakkan rencana pemerintah mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi XI. Sedangkan dari eksternal data manufaktur sejumlah negara utama dunia seperti AS dan China akhir pekan ini akan menjadi penantian pasar. IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak di support 4750 dan resisten di 4810.Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β  (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads