Nilai tukar rupiah atas dolar AS, setelah melemah dalam beberapa sesi perdagangan, kemarin berhasil menguat 1% di Rp 13.256. Saham-saham perbankan menjadi penopang penguatan IHSG kemarin. Nilai transaksi di Pasar Reguler meningkat mencapai Rp 5,5 triliun.
Sementara bursa global tadi malam melanjutkan tren bullish. Indeks Eurostoxx di kawasan Euro naik 1,3% di 3.044,10. Di Wall Street indeks DJIA dan S&P masing-masing naik 0,5% dan 0,4% di 17.716,66 dan 2.063,95. Harga minyak mentah naik tipis 0,05% di US$ 38,30/barel. Saham-saham pertambangan menjadi penopang penguatan di bursa Eropa dan Wall Street menyusul melemahnya dolar AS pasca pernyataan Yellen yang belum akan menaikkan tingkat bunganya dalam waktu dekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain faktor kondusifnya pasar saham global, pasar juga akan digerakkan dengan sejumlah rilis laporan keuangan emiten 2015 yang banyak keluar di akhir Maret ini. Langkah pemerintah yang menurunkan harga BBM bersubsidi kemarin turut menopang sentimen positif pasar. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 4.790 hingga 4.835 cenderung di teritori positif. Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β
S1 4790Β S2 4760Β R1 4835Β R2 4870
Saham Pilihan
- BBCA 13075-13400 Buy, SL 12900
- BBNI 5100-5400 Buy, SL 5000
- BMRI 10250-10550 TB, SL 10100
- TINS 730-790 Buy, SL 710
- AKRA 7000-7400 Buy, SL 6750
- BMTR 1060-1200 TB, SL 1000
- CTRA 1280-1330 Buy, SL 1200











































