First Asia Capital: Harga Minyak dan Komoditas Topang IHSG

First Asia Capital: Harga Minyak dan Komoditas Topang IHSG

First Asia Capital - detikFinance
Kamis, 07 Apr 2016 09:02 WIB
Jakarta - IHSG kemarin berhasil melanjutkan tren penguatannya dalam rentang konsolidasi. IHSG tutup di 4.868,230 menguat tipis 10,158 poin (0,20%). Perdagangan berlangsung kurang bergairah didominasi aksi beli atas saham pertambangan, konsumsi, dan infrastruktur.

Nilai transaksi di Pasar Reguler hanya mencapai Rp 3,5 triliun di bawah rata-rata harian Maret lalu yang mencapai Rp 4,6 triliun. Sentimen positif pasar terutama ditopang sejumlah isu individual emiten, kenaikan harga minyak mentah, dan respons positif ditetapkannya kembali peringkat layak investasi (investment grade) untuk peringkat utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat asal Jepang, Rating and Investment Information, Inc (R&I).

Sementara bursa saham global tadi malam berhasil rebound setelah dua sesi perdagangan terakhir mengalami koreksi. Indeks saham Eurostoxx di kawasan Euro menguat 0,66% di 2909,36. Di Wall Street indeks saham utama DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,64% dan 1,05% ditutup di 17.716,05 dan 2.066,66.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks saham berbasiskan teknologi Nasdaq menguat 1,6% di 4.920,72. Penguatan indeks saham di Wall Street ditopang melemahnya dolar AS setelah pasar menyikapi hasil pertemuan The Fed yang terakhir (Fed minutes) yang mengkonfirmasi kebijakan kenaikan tingkat bunga di negara tersebut akan dilakukan berhati hati mengingat perlambatan ekonomi global masih berlangsung.

Harga minyak mentah tadi malam naik hingga 5,21% di US$ 37,76/barel setelah data cadangan minyak mentah AS pekan lalu turun di bawah perkiraan. Kenaikan harga minyak ini memicu rally harga komoditas tambang lainnya.

Pada perdagangan hari ini, IHSG akan melanjutkan tren bullish dengan dukungan rendahnya kekhawatiran pasar global dan pelemahan dolar AS akan menguntungkan pergerakan rupiah. Kenaikan harga minyak mentah dan sejumlah harga komoditas tambang akan turut menopang aksi beli atas saham pertambangan. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran support 4.840 dan resisten menguji 4.890 berpeluang melanjutkan tren penguatannya.Β Β  Β 

S1 4840Β  S2 4820Β  R1 4890Β  R2 4910 Β 

Saham Pilihan
  • ASII 7100-7400 BoW, SL 7000
  • PWON 490-520 Buy, SL 485
  • INCO 1820-1920 Buy, SL 1770
  • MEDC 1670-1900 TB, SL 1650
  • BEST 278-298 Buy, SL 270
  • ASRI 387-400 Buy, SL 379
  • ERAA 690-750 Buy, SL 650
(wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads