IHSG Diprediksi Masih Tertekan

IHSG Diprediksi Masih Tertekan

Ellen May - detikFinance
Selasa, 12 Apr 2016 07:21 WIB
IHSG Diprediksi Masih Tertekan
Foto: Ellen May
Jakarta - Bursa Amerika melemah karena investor pesimistis dengan hasil laporan keuangan yang akan dirilis. Indeks Dow Jones ditutup di level 17.556,41 melemah 20,55 poin (-0,12%).

Hari ini bursa Indonesia masih berpotensi untuk mengalami tekanan menguji area suport 4.757. Koreksi didorong oleh sentimen negatif outlook sektor perbankan, yaitu meningkatnya risiko biaya kredit/NPL kuartal I-2016 pada bank BUMN.

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup di level 4.786,97 melemah 59,73(-1,23%) menguji area support krusial di area 4.757.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham perbankan terkoreksi cukup tajam. Dalam jangka pendek ada beberapa potensi buy on weakness.

Namun dalam jangka menengah saya melihat potensi koreksi lanjutan pada IHSG dan saham perbankan penggerak indeks.

Ada potensi saat ini merupakan 'puncak' dari kenaikan sejak Oktober 2015 untuk big caps terutama perbankan dan IHSG untuk jangka menengah.

Beberapa saham yang masih potensial untuk trading saat ini datang dari saham lapis 2 dan 3, dan saham energi terkait penguatan harga minyak.

BMTR masih, bergerak dalam range 1100-1240. CPIN uji resisten 3750 jiika breakout target sekitar 4000 untuk jangka pendek.

GIAA target terdekat 545, salam profit ! ISSP uji resisten 220 jika breakout target ke 280 VIVA, KAEF potensi lanjutkan trend naik.

Semoga #kopipagi 12 April 2016 mencerahkan. Salam profit ! on.fb.me/ellen_may | IG @ellenmay_official | www.ellen-may.com. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads