First Asia Capital: IHSG Cenderung Koreksi

First Asia Capital: IHSG Cenderung Koreksi

First Asia Capital - detikFinance
Jumat, 15 Apr 2016 06:57 WIB
Jakarta - IHSG pada perdagangan kemarin gagal melanjutkan tren penguatannya. Pergerakan pasar saham Asia yang positif tidak berpengaruh pada pergerakan IHSG kemarin yang cenderung di teritori negatif. IHSG setelah sempat menguat sekitar 20 poin di sesi pertama, akhirnya tutup koreksi 38,159 poin (0,78%) di 4.814,846. Pada saat yang bersamaan Indeks The MSCI Asia Pacific kemarin naik 1,6%. Pasar cenderung melakukan aksi ambil untung terhadap sejumlah saham sektoral terutama saham pertambangan yang harganya sudah berada di area overbought.

Koreksi IHSG juga turut dipicu kekhawatiran atas kinerja emiten sektoral 1Q16 yang bakal dirilis menjelang akhir April ini. Nilai tukar rupiah kemarin terhadap dolar AS melemah 1% di Rp 13.238. Sementara Wall Street tadi malam bergerak bervariasi. Indeks DJIA menguat tipis 0,10% di 17.926,43. Indeks Nasdaq koreksi 0,03% di 4.945,89 dan indeks S&P tutup flat di 2.082,78.

Harga minyak mentah tadi malam di AS turun tipis 0,62% di US$ 41,50/barel. Penguatan di Wall Street terutama ditopang saham sektor keuangan setelah rilis laba 1Q16 direspons positif pelaku pasar. Namun pergerakan indeks saham di Wall Street diwarnai aksi ambil untung sehingga penguatan terbatas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memasuki perdagangan akhir pekan ini, IHSG diperkirakan bergerak bervariasi namun cenderung koreksi. Pelaku pasar tengah mencermati pencapaian laba emiten sektoral 1Q16, sedangkan di sisi lain sejumlah harga saham sektoral terutama yang berbasiskan komoditas tambang relatif sudah tinggi kenaikannya sehingga rawan aksi ambil untung.

IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support di 4790 hingga resisten di 4850 cenderung koreksi. Dari kawasan pasar tengah menanti rilis data pertumbuhan ekonomi China 1Q16 yang diperkirakan 6,7% (yoy).                  

S1 4790  S2 4770  R1 4850  R2 4880  

Saham Pilihan
  • SMRA 1470-1580 Buy, SL 1440
  • SIMP 495-525 Buy, SL 465
  • JPFA 900-1000 TB, SL 870
  • PTBA 7150-7800 BoW, SL 6900
  • LSIP 1700-1800 TB, SL 1650
  • AKRA 6800-7100 Buy, SL 6600
  • UNTR 15300-16300 Buy, SL 15200
(wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads