IHSG Rawan Profit Taking

IHSG Rawan Profit Taking

Ellen May - detikFinance
Jumat, 22 Apr 2016 08:05 WIB
IHSG Rawan Profit Taking
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pada perdagangan kemarin bursa Amerika melemah setelah reli panjang di sektor energi sebelumnya.

Harga minyak WTI turun ke level USD 43.18 per barrel. Sementara itu minyak Brent turun -2.8 % ke level USD 44.53 per barrel.

Indeks Dow Jones ditutup di level 17,982.52 melemah 113.75 poin (-0.63%)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG kemarin ditutup menguat pada akhir sesi didorong oleh kebijakan moneter Bank Indonesia.

BI mempertahankan suku bunga acuan / BI rate di posisi 6.75 % dan repo 7 hari di posisi 5.5 %.

BI mempertahankan BI Rate dengan pertimbangan stabilnya nilai tukar rupiah dan inflasi serta antisipasi perlambatan ekonomi Tiongkok & dunia.

Aliran modal asing yang masuk ke pasar keuangan Indonesia USD 4.8 Miliar lebih besar daripada kuartal 1 dan 2 pada tahun 2015.

IHSG ditutup di level 4,903.09 menguat 26.49 poin (+0.54%), jika bertahan di atas 4900, potensi menguji resisten 5000.

Waspadai IHSG di area ini cenderung rawan profit taking terutama untuk saham-saham berkapitalisasi besar, setelah menguat sejak Oktober 2016.

Beberapa saham sektor properti mengalami koreksi jangka pendek, sifatnya wajar, manfaatkan buy on weakness di dekat suport.

Saham sektor energi, pertambangan, beberapa menunjukkan sinyal mulai keluar dari konsolidasi dan lanjut menguat.

ADRO capai target 1 di 750 berpotensi menguji target berikutnya di 800. INDY uji resisten 350, jika berhasil bertahan di atas area itu target 500

ITMG breakout dari 7400 target terdekat 7900-8000. MEDC menuju target 1750. INCO uji resisten 2000, jika breakout menuju 2200.

PTRO updated range 450-550. UNTR sekitar 17000-17300 waspadai profit taking di area tersebut.
INDF uji resisten 7500.

DSFI breakout 1280 menuju 253, BNLI, SMMT lanjutkan trend naik, waspadai likuiditas ketiga saham tersebut.MLPL buy on weakness 370-400, target 530.

Learn more, speed up your journey to success!! (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads