Sementara Wall Street tadi malam bergerak bervariasi ditutup flat dan harga minyak mentah melanjutkan tren penguatannya. Indeks DJIA ditutup menguat tipis 0,05% di 17720,50 dan indeks saham S&P terkoreksi 0,02% di 2064,11. Harga minyak mentah di AS tadi malam menguat 0,35% di USD46,39/barel. Pelaku pasar cenderung wait and see atas perkembangan ekonomi AS menyusul kekhawatiran dampak perlambatan ekonomi global terhadap pemulihan ekonomi negara adidaya tersebut. Koreksi di Wall Street terutama akibat tekanan di saham berbasiskan teknologi seperti saham Apple yang jatuh ke level terendah sejak Juni 2014 dan saham produk kesehatan. Namun koreksi atas saham teknologi dan produk kesehatan tersebut diimbangi dengan kenaikan saham sektor energi.
Pada perdagangan di akhir pekan ini, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang konsolidasi dibayangi aksi ambil untung menyusul minimnya insentif. Kondisi pasar masih berfluktuatif menyusul masih beresikonya prospek pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada kinerja sejumlah emiten sektoral. IHSG diperkirakan akan bergerak di support 4780 hingga resisten di 4820 cenderung koreksi.
(ang/ang)











































