IHSG Rawan Kena Aksi Ambil Untung

IHSG Rawan Kena Aksi Ambil Untung

Ellen May - detikFinance
Kamis, 09 Jun 2016 08:45 WIB
IHSG Rawan Kena Aksi Ambil Untung
Foto: Istimewa
Jakarta - Bruce Lee pernah mengatakan'I fear not the man who has practiced 10000 kicks once, but I fear the man who had practiced one kick 10000 times.'

Hal tersebut memiliki makna yang cukup dalam, yaitu pentingnya konsistensi dalam mencapai tujuan. Lebih baik melakukan satu hal yang ordinary, yang diulang-ulang terus menerus, daripada melakukan berbagai hal yang extraordinary namun tidak diasah baik-baik.

Karena menyadari pentingnya hal itu, setiap hari saya membuat analisis saham yang saya bagikan dalam #kopipagi, dan kini lebih tajam lagi setiap hari masih saya lakukan analisis saham manual dari A sampai Z.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terima kasih atas kepercayaan saya, sungguh apresiasi dari Anda menjadi gas dan motivasi tersendiri bagi saya untuk terus memberikan yang terbaik dalam edukasi saham dan memberi panduan trading bagi Anda.

Selamat menyimak kopipagi 9 Juni. :)


Regional

Bursa Amerika ditutup menguat didorong penguatan sektor metal dan mesin. Harga metal menguat disebabkan dollar melemah. Selain itu sentimen lain juga datang dari penguatan harga minyak mentah.

World Bank merevisi prediksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 2.4% YoY dari sebelumnya 2.9% YoY.

Data ekspor China naik 1.2% menjadi sentimen positif bagi bursa Global. Namun membaiknya data ekonomi China hanya mengindikasikan bahwa ekonomi China lebih stabil.

Indeks Dow Jones ditutup di 18,005.05 menguat 66.77 poin (+0.37%)

Indeks S&P 500 ditutup di 2,119.12 menguat 6.99 poin (+0.33%)

Indeks Nasdaq ditutup di 4,974.64 menguat 12.89 poin (+0.26%)

Indeks EURO STOXX50 melemah 0.69%

Indeks Shanghai ditutup melemah 0.30%.

Indeks Nikkei 225 menguat 0.93%.

Indeks Hang Seng melemah 0.14%

Indeks ASX 200 melemah 0.02%


Komoditas

Harga minyak mentah WTI ditutup di US$ 51.36 per barel menguat 1 poin (1.99%).

Harga minyak mentah Brent ditutup di US$ 52.57 per barel menguat 1.13 poin (2.2%).

Harga CPO untuk kontrak Agustus 2016, ditutup melemah 0.42% ke level 2,588 ringgit per ton.

Harga batubara di Dow Jones Coal Index, melemah 1.90% ke level 37.23.


Nasional

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 17.93 poin (-0.36%) ke level 4,916.06. Penurunan ini dipicu data cadangan devisa Indonesia yang menurun dan banyaknya aksi profit taking setelah IHSG menyentuh level tertinggi sejak Juli 2015 pada perdagangan selasa kemarin. IHSG rawan profit taking, berpotensi bergerak dalam range 4920-4885.

DPR memastikan pembahasan Tax Amnesty akan selesai pada bulan Juni.

Data tingkat kepercayaan konsumen Indonesia naik dari 108.2 menjadi 112.1. Sentimen positif ini dipercaya mampu menahan aksi net sell investor asing pada perdagangan kemarin.

Hari ini para pelaku pasar menanti keluarnya data penjualan ritel bulan April 2016 dan data penjualan kendaraan roda empat bulan Mei 2016.


Agenda

9/6 : Laporan Survei Penjualan Eceran April 2016

9/6 : Laporan Penjualan Mobil Mei 2016

9/6 : Dividen Cum Date (ASJT, BEST, BIRD, DSNG, JSPT, LSIP, SIMP, SMDR)

9/6 : Cum Date Rights Issue III RMBA

10/6 : Dividen Cum Date (AMFG, ICBP, INDF, MLBI)

13/6 : Laporan Pertumbuhan Kredit April 2016

13/6 : Dividen Cum Date (ASSA, DNET, TOTO)

13/6 : Cum Date Stock Split HMSP

Disclaimer on,

Semoga kopipagi 9 Juni menginspirasi dan mencerahkan hari anda.

Salam profit.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads