IHSG Berpotensi Terkoreksi ke 4.840

IHSG Berpotensi Terkoreksi ke 4.840

Ellen May - detikFinance
Jumat, 24 Jun 2016 08:47 WIB
IHSG Berpotensi Terkoreksi ke 4.840
Foto: Istimewa
Jakarta - Pada perdagangan kemarin indeks Dow Jones ditutup di 18,011.07 menguat 230.24 poin (+1.29%). Bursa Amerika menguat sampai 3 digit, dipicu para investor yang optimis Inggris akan tetap berada di Uni Eropa.

Dari sektor komoditas optimisme pelaku pasar bahwa kemungkinan 'Bremain' (British Remain) atau Inggris masih berada dalam Uni Eropa lebih besar, mendorong harga minyak mentah WTI menguat 1.95% ke US$ 50.09 per barel dan harga minyak mentah Brent menguat 2.06% ke US$ 50.91 per barel pada sekitar jam 06.45 WIB.

Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari Penyertaan Modal Negara (PMN) yang sudah disetujui oleh Komisi VI DPR. Berikut ini beberapa daftar BUMN yang mendapat PMN dan terdaftar di bursa:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT Jasa Marga (JSMR) Rp 1.25 triliun, PT Krakatau Steel (KRAS) Rp 1.5 triliun dan Rp 956.5 miliar nontunai, PT Wijaya Karya (WIKA) Rp 4 triliun, PT Pembangunan Perumahan (PTPP) Rp 2,25 triliun

Selain itu, Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, mengatakan bahwa pada bulan Agustus BI Rate akan ada kemungkinan turun lagi, sesuai diskusi pemerintah dengan BI. Hal ini merupakan sentimen positif kembali untuk saham-saham di sektor properti yang pada jangka pendek agak rawa profit taking namun dalam jangka menengah masih berpotensi menguat.

IHSG kemarin sore ditutup di 4,874.31 melemah 22.54 poin (-0.46%). IHSG hari ini berpotensi melanjutkan koreksi ke area support 4840.

Beberapa saham yang dapat Anda cermati antara lain:

MPPA berpotensi lanjutkan penguatannya ke 1600.MDLN breakout di area 420 namun tetap waspadai aksi profit taking jangka pendek di sekitar area tersebut. Jika berhasil bertahan di atas 420 potensi menuju 500ASRI jika diberikan kesempatan manfaatkan buy on weakness sekitar 450 target 500-505. Batasi resiko jika harga bergerak dibawah 450.

Salam profit.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads