Selamat buat Anda, yang menikmati keuntungan dari trading saham tersebut.
Pesan saya, jangan euphoria yah. Tetap bersyukur dan ingat lindungi keuntungan Anda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks Dow Jones tercatat ditutup di level 18,372.12 atau menguat 24.45 poin (+0.13). Begitu pula dengan Indeks S&P ditutup di level 2.152.43 atau menguat 0.29 poin (+0.01%). Penguatan utama didorong oleh sektor utilty.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup 5,133.93 atau menguat 34.40 poin (+0.67%) meski pada sesi kedua perdagangan kemarin sempat melemah karena adanya sentimen dari penurunan data import di China.
Pada perdagangan kemarin, investor asing kembali tercatat melakukan aksi net buy senilai Rp 864.48 M. Banyaknya dana asing yang masuk tidak hanya memicu penguatan pasar saham, namun juga membuat pasar obligasi dan Surat Berharga Negara (SBN) menguat.
Indonesia Composite Bond Index (ICBI) tercatat dalam setahun ini sudah menguat 14.69%. Selain itu, investor asing juga tercatat melakukan aksi net buy di SBN, pada bulan Juni 2016 tercatat net buy sebesar Rp 28.44 triliun.
Hari ini Bank Indonesia akan mengumumkan cadangan devisa Indonesia untuk bulan Juni 2016. Para ekonom memperkirakan kenaikan cadangan devisa negara, dipicu faktor dari global dan nasional. Dari Global, data ekonomi Amerika kurang baik, dengan tingkat pengangguran yang naik, sehingga para investor akan lebih memilih memindahkan dana investasinya ke emerging market seperti Indonesia. Selain itu dari faktor nasional, disahkannya UU Tax Amnesty dan banyaknya proyek-proyek infrastruktur menjadi nilai positif bagi ekonomi Indonesia.
Hati-hati ya, saat ini IHSG dalam jangka pendek cukup rawan aksi profit taking di area sekitar 5150.
Dari komoditi, harga minyak mentah WTI pada pagi hari ini ditutup melemah 3.85% ke level US$ 45 per barel. Pelemahan ini dipicu keluarnya data dari Energy Information Administration Amerika yang melaporkan penurunan stok minyak mentah dibawah ekspektasi. Pasar memperkirakan penurunan 2.95 juta barel, namun menurut data EIA penurunannya hanya sebesar 2.55 juta barel.
Saya melihat bahwa sektor pertambangan batubara dan metals masih berpotensi melanjutkan penguatan. Untuk jangka menengah masih berpotensi menguat, sedangkan untuk jangka pendek mulai waspadai profit taking jangka pendek di area target terdekat.
Tatkala sektor pertambangan sudah mulai mendekati target, maka sektor CPO, property dan konstruksi saya lihat ada potensi untuk melanjutkan trend naiknya.
Sementara itu β¦ beberapa saham dari sektor perbankan mulai rawan dengan aksi profit taking.
Untuk sektor batubara :
ADRO sudah semakin dekat dengan target 1150, waspadai profit taking jangka pendek di area tersebut.
ITMG, saat ini menguji area target 10250, jika breakout akan berpotensi menguat menguji target berikutnya di 18500
PTBA dari #Kopipagi kemarin sudah menguat 11.88 %, melewati target pertama di 9000, berpotensi menuju target berikutnya di 11500
KKGI berpotensi melanjutkan trend naik dengan target 1000
INDY berpotensi melanjutkan trend naik dengan target 700
Untuk sektor industry logam :
INCO dari #Kopipagi kemarin menguat 9 %, menuju target di area 2600
ANTM breakout 775, masih berpotensi menguat menuju target terdekat di level 900, target kedua di 1000
NIKL uji resisten 460, jika breakout berpotensi menguji resisten berikutnya di 633
TINS dari #kopipagi kemarin sudah menguat 5% lebih dan berpotensi lanjut menguat menuju ke target 900
Selain sektor batubara, saya melihat bahwa sektor konstruksi dan property masih berpotensi untuk menguat.
Sektor konstruksi :
ADHI menguji resisten 2900, jika berhasil breakout akan menuju ke 3300.
TOTL potensi lanjutkan penguatan dengan target 950-1000
Sektor property :
CTRP berpotensi menguat dengan target 670-740, masih bisa buy saat ini di area 600.
BEST masih berpotensi menguat dengan target 350-412
APLN breakout dari 260, target terdekat di 290.
ASRI menguji target 500, jika berhasil menguat melampaui area tersebut, potensi menuju ke 620
KIJA uji resisten di area 300, jika breakout akan menuju 360
MDLN uji resisten 450, jika breakout akan menuju ke 500.
Sektor lainnya :
SMBR dari #Kopipagi kemarin sudah menguat 13.97 % bahkan sempat menyentuh target 800. SMBR masih berpotensi untuk lanjut menguat dalam jangka menengah. Sampai saat ini saya masih hold.
BHIT uji target 167, jika berhasil melewati area ini, akan menuju ke target berikutnya di 193-200
BWPT berpotensi melanjutkan penguatan dengan target terdekat di 260-270, jika berhasil melampaui 270 maka akan berpotensi menguji target berikutnya di 300
Salam profit,
Ellen May
(ang/ang)











































