OSO Securities: IHSG Masih Rawan Profit Taking

OSO Securities: IHSG Masih Rawan Profit Taking

OSO Securities - detikFinance
Rabu, 24 Agu 2016 08:21 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali suram. Aksi jual asing memberikan tekanan yang cukup dalam bagi IHSG. Di akhir perdagangan kemarin (23/08), IHSG kembali ditutup di zona merah dengan persentase penurunan sebesar 0,18% ke level 5.417,14.

Sepanjang perdagangan asing melakukan aksi jual senilai Rp 163,18 milliar. Tercatat sebanyak 201 saham mengalami koreksi, 111 saham menguat, dan sisanya stagnan.

Sementara itu, dari indeks sektoral juga menunjukkan hal yang sama, di mana seluruh sektor memerah dipimpin oleh sektor misc industry yang melemah sebesar 2,25% diikuti oleh sektor agri dan sektor mining yang masing-masing turun sebesar 1,41% dan 1,37%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbanding terbalik dengan bursa Asia yang justru mayoritas indeks utamanya berakhir menguat. Indeks TWSE ditutup memimpin penguatan sebesar 0,55% ke level 9.030,93. Indeks KOSPI juga naik 0,38% ke level 2.049,93 seiring dengan penguatan won terhadap dolar AS. Sementara, terapresiasinya yen dan jatuhnya saham-saham eksportir berhasil meruntuhkan indeks Nikkei sebesar 0,61% ke level 16.497,36.

Kami perkirakan hari ini IHSG akan kembali bergerak terkoreksi seiring masih rawannya aksi profit taking. Secara teknikal, indikator 5.389-5.444. Adapun saham yang dapat kami rekomendasikan untuk hari ini antara lain SMRA, TLKM, MNCN dan BSDE. (wdl/wdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads