Setelah 3 hari terkoreksi, bagaimana dengan pergerakan IHSG hari ini? Akankah IHSG melanjutkan pelemahannya atau justru terjadi perlawanan dari si banteng?
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup di level 5.146,04 atau melemah 69,53 poin (-1,33%), menyentuh target support 5.150 setelah breakdown dari 5.300 seperti yang sudah kita antisipasi dari #kopipagi sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan kemarin, bursa Amerika bergerak mixed. Indeks Dow Jones ditutup pada level 18,034.77 atau melemah 31.98 poin (-0.18%). Sedangkan Indeks Nasdaq ditutup menguat 18.52 poin (+0.36%) di level 5,173.77. Bursa Amerika tertekan oleh penurunan sektor energi, setelah harga minyak dunia mencatatkan penurunan tajam di tengah bullishnya data cadangan minyak.
Harga minyak dunia berada pada level US$ 43.73 per barel atau melemah 0.15 poin (-0.34%).
Bagaimana perdagangan saham hari ini?
Hari ini, IHSG masih berpotensi untuk mengalami teknikal rebound, gejala ini nampak terutama pada sektor konstruksi dan properti, sebelum melanjutkan koreksi di level 5000-5050.
Apakah Anda sudah pernah membaca atau mendengar tentang indeks LQ45 ? Atau malah sering membaca atau mendengar tentang indeks ini, karena informasi mengenai indeks LQ45 ini dapat dengan mudah Anda temui di kolom berita keuangan, dan juga website.
Tapi, sebenarnya apa ya yang dimaksud dengan indeks LQ45 ? Dan apa sih kriteria dan jenis suatu saham yang bisa masuk ke dalam indeks LQ45 itu ?
Nah pada kesempatan kali ini, saya akan ulas secara praktis agar Anda dapat memahaminya dengan mudah.
Apa Itu LQ45?
LQ 45 merupakan salah satu indeks di Bursa Efek Indonesia (BEI), di mana indeks tersebut diperoleh dari perhitungan 45 emiten dengan seleksi kriteria seperti penilaian atas likuiditas.
Yang dimaksud dengan penilaian atas likuiditas adalah seleksi atas emiten-emiten tersebut juga dengan mempertimbangkan kapitalisasi dari pasar.
Apakah pelemahan yang terjadi berhari-hari ini merupakan fenomena September Slump yang biasa terjadi pada bulan September ini?
Apa itu September slump? Kemarin saya ada tulis artikel mengenai September Slump. Cek selengkapnya di http://bit.ly/septemberslump (drk/drk)











































