3 Bank Sentral Gelar Pertemuan, Bagaimana IHSG?

3 Bank Sentral Gelar Pertemuan, Bagaimana IHSG?

Ellen May - detikFinance
Rabu, 21 Sep 2016 09:46 WIB
3 Bank Sentral Gelar Pertemuan, Bagaimana IHSG?
Pengamat Saham Ellen May (Foto: Istimewa)
Jakarta - Layaknya bola yang di lempar ke atas, bola itu akan memantul lagi ke bawah. Hal ini sama seperti IHSG yang kemarin sudah kita antisipasikan akan uji resisten 5320.

Meski sempat dibuka menghijau, namun IHSG kembali bergerak melemah menuju support di bawahnya karena tidak mampu menjebol atapnya.

Hari ini saya lihat IHSG masih akan bergerak menuju support di 5150.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemarin, Bursa Amerika bergerak menghijau. Indeks Dow Jones ditutup pada level 18,129.96 atau menguat 9.79 poin (+0.05%).

Bursa AS hanya mampu naik tipis setelah dirilisnya data perumahan yang mengecewakan. Tingkat penjualan rumah AS pada Agustus mencapai 1,14 juta. Angka ini di bawah ekspektasi yang mencapai 1,19 juta.

Pelaku pasar sedang menanti hasil pertemuan bank sentral dari 3 negara, yakni The Federal Reserve, Bank of Japan, dan Bank Indonesia.

Meski ada beberapa saham yang potensi untuk menguat, ini belum saatnya untuk borong saham. Pada bulan Septwmber, tetap waspadai ombak bearish belum berakhir.
Oh ya, pemerintah harus menambah utang sekitar Rp 37 triliun untuk menambal pelebaran defisit Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) tahun 2016. Utang untuk menutup defisit tersebut rencananya akan didapat dari penerbitan surat berharga negara (SBN).

Sebelumnya, dalam APBN-P, defisitnya dipatok hanya 2,35% terhadap PDB atau Rp 296,7 triliun. Nah, dengan batas defisit dinaikkan menjadi 2,7% dari PDB karena target pembiayaan akan bertambah sebesar Rp 37 triliun.

Seperti diketahui, pelebaran defisit ini lantaran target penerimaan pajak yang kemungkinan shortfall sebesar Rp 219 triliun dari target APBN-P 2016. Di lain pihak, pemerintah tidak mau terlalu banyak pemangkasan anggaran.

Target yang lebih realistis ini juga akan membuat pelaku pasar optimis terhadap ekonomi Indonesia di tahun 2017 sehingga akan membuat dana yang masuk ke perusahaan meningkat. Aliran dana tersebut secara otomatis membuat peningkatan terhadap IHSG.

Salam Profit,

Ellen May (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads