OSO Securities: IHSG Akan Menguat

OSO Securities: IHSG Akan Menguat

OSO Securities - detikFinance
Kamis, 22 Sep 2016 08:35 WIB
Jakarta - Akhir perdagangan kemarin (21/09) IHSG berhasil ditutup naik 0,76% ke level 5.342,59 setelah sebelumnya mengalami pelemahan dengan level terendah di 5.275,19. Mayoritas indeks sektoral ditutup naik, dipimpin oleh sektor aneka industri yang naik signifikan 2,59% ke level 1.407,39, kemudian diikuti oleh sektor properti dan infrastruktur yang masing-masing naik 1,84% dan 0,86%.

Penguatan yang terjadi pada IHSG kemarin, seiring dengan keputusan Bank of Japan yang tetap mempertahanakan suku bunga di level -0,1%. Sebelumnya pelaku pasar khawatir atas kebijakan BOJ diperkirakan akan semakin memangkas suku bunganya ke level yang lebih rendah. Pelaku pasar asing mulai masuk ke pasar saham dengan mencatatkan aksi beli bersih sebesar Rp 551,45 miliar. Adapun nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 0,06% ke level 13.137.

Dari bursa Asia, mayoritas indeks ditutup di zona hijau. Indeks Nikkei ditutup naik signifikan hingga 1,91% ke level 16.807,62. Penguatan yang terjadi seiring dengan langkah Bank Of Japan (BOJ) terhadap kebijakan moneternya, yang berpotensi mengurangi tekanan pada perbankan dan asuransi. BOJ mempertahankan suku bunga pada level -0,1%. BOJ berusaha menjaga kurva yield yang curam dengan mempertahankan suku bunga dalam jangka panjang dan pembelian aset besar- besaran. Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu lembaga keuangan, sehingga tidak meningkatkan beban bunga dalam jangka pendek negatif, yang telah memangkas keuntungan perbankan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akhir perdagangan di bursa Wall Street semalam (21/09), indeks utama AS ditutup pada teritori positif dengan masing-masing mengalami kenaikan yang cukup signifikan seiring dengan The Fed yang mengambil keputusan untuk tidak menaikkan suku bunga September ini. The Fed tetap mempertahankan suku bunga pinjaman pada level 0,5%. Namun The Fed tetap mengisyaratkan bahwa akan ada pengetatan kebijakan moneter lanjutan pada akhir tahun ini jika pasar tenaga kerja mulai membaik. Indeks Dow Jones naik 0,9% ke level 18.293,7, S&P 500 naik 1,09% ke level 2.163,12 dan Nasdaq menguat 1,03% ke level 5.295,18. Janet Yellen sebagai Gubernur The Fed juga mengatakan bahwa AS saat ini sedang berfokus pada pertumbuhan yang kuat untuk menjaga perekonomian dari overheating dan memicu inflasi yang tinggi.

Sementara itu, dari Bursa Eropa berahir ditutup menguat didukung oleh rally saham perbankan setelah Bank Of Japan memberi kebijakan untuk mengangkat aset berisiko global. Keputusan tersebut memberikan dampak positif untuk saham bank dan aset berisiko lainnya dalam jangka pendek, tetapi keberlanjutan rally aset berisiko masih dipertanyakan. Eropa mengambil isyarat dari pasar Asia yang menyambut keputusan Bank of Japan untuk tetap mempertahankan target suku bunga dalam jangka panjang. Selain itu, keputusan the Fed untuk mempertahankan suku bunga juga menjadi katalis positif pada perdagangan semalam.

Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak menguat seiring sudah mulai meredanya kekhawatiran pelaku pasar. Secara teknikal indikator stochastic oscillator bullish, RSI cenderung flat dan histogram MACD positif. Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak di kisaran 5.259-5.408. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads