OSO Securities: IHSG Cenderung Koreksi

OSO Securities: IHSG Cenderung Koreksi

OSO Securities - detikFinance
Rabu, 05 Okt 2016 08:49 WIB
Jakarta - Akhir perdagangan kemarin (04/10), IHSG naik tipis 0,15% ke level 5.472,32. Pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin relatif terbatas di kisaran 5.460- 5.482. Pergerakan mayoritas indeks sektoral bergerak dalam zona merah. Sektor perkebunan memimpin pelemahan dengan turun sebesar 1,08%, diikuti sektor properti dan keuangan masing-masing 0,25% dan 0,19%.

Sementara sektor aneka industri tercatat menguat 1,17%. Beberapa saham yang menjadi penggerak pada perdagangan kemarin, di antaranya : HMSP, ASII, GGRM, SMGR, dan WSBP. Pelaku pasar asing mencatatkan net sell senilai Rp 180,91 miliar.

Sementara itu, dari bursa Asia mayoritas indeks ditutup positif. Indeks Thailand mengalami penguatan paling signifikan yaitu sebesar 1,03% ke level 1.506,32. Sementara itu indeks Nikkei dari bursa Jepang naik 0,83% ke level 16.735,65. Penguatan yang terjadi pada indeks Jepang inline dengan pelemahan yen terhadap dollar seiring dengan membaiknya indeks manufaktur AS bulan September yang berada di atas ekspektasi. Selain itu, Indeks kepercayaan konsumen Jepang bulan September meningkat ke level 43 dari sebelumnya di level 42.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks Utama di bursa Wall Street berakhir dalam teritori negatif pada akhir perdagangan kemarin seiring dengan kembalinya kekhawatiran pelaku pasar terhadap prospek perekonomian Inggris setelah keluar dari Uni Eropa, disertai kenaikan Fed fund Rate pada akhir tahun ini. Kecemasan terhadap kenaikan FFR kembali mengemuka setelah Presiden Federal Reserve, Richmond Jeffrey Lacker, mengatakan ia akan memilih mendukung peningkatan pada pertemuan kebijakan terbaru yang telah mampu melakukannya.

Sementara itu, Dana Moneter Internasional (IMF) menurunkan 2016 proyeksi pertumbuhan untuk ekonomi AS menjadi 1,6% dari 2,2% juga menjadi katalis negatif pada perdagangan di Bursa AS semalam. Indeks Dow Jones turun 0,47% ke level 18.168,45, S&P 500 terkoreksi 0,5% menjadi 2.150,49 dan Nasdaq melemah 0,21% menjadi 5.289,66.

Sementara itu, Indeks utama Bursa Eropa berahir pada zona hijau seiring dengan reboundnya saham Deutsche bank sebesar 3,5% atau tertinggi sejak dua minggu terahir. HSBC mengatakan meskipun Deutsche Bank kekurangan operasional, namun kekhawatiran atas solvabilitas bank dirasa cukup berlebihan. Namun HSBC tetap memangkas target pertumbuhan bank yang menjadi tantangan para perbankan saat ini.

Kami perkirkaan hari ini IHSG akan bergerak mixed dan cenderung terkoreksi di kisaran 5.382-5.498. Secara teknikal, indikator stochastic oscillator sudah membentuk deadcross yang mengindikasikan potensi bearish. Sementara RSI dan MFI masih kuat disertai histogram MACD positif. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads