Follow detikFinance
Kamis 20 Oct 2016, 09:18 WIB

Ada Peluang Suku Bunga Acuan BI Turun

Mega Capital - detikFinance
Ada Peluang Suku Bunga Acuan BI Turun Foto: Tim Infografis, Mindra Purnomo
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) untuk menentukan langkah moneter selama dua hari, 19-20 Oktober.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, selama inflasi berada di level yang rendah, suku bunga masih bisa turun. Rupiah masih terlihat kokoh pagi ini sambil menunggu hasil rapat RDG.

Kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah, turun 0,38% ke level 5.409,28. Investor terlihat mengambil untung pada saham-saham yang naik tinggi.

Global Market

Dow Jones Industrial Average naik 40,68 poin atau 0,22% menjadi 18.202,62. Saham American Express mencatatkan kenaikan tertinggi, sedangkan saham Intel menghuni posisi top losers.

Masuknya para pelaku pasar di saham US masih terkait rilisnya laporan keuangan Q3. Dolar index kembali terkonsolidasi ke angka 97.94 seiring dengan data housing markets yang membaik serta aksi investor yang menunggu The Fed Beige Book (laporan 12 distrik US mengenai kondisi perekonomian). Spot Gold kembali pada tren positif di angka 1270.15 pagi ini.

Regional

Analis menyebutkan, perekonomian China menunjukkan tanda-tanda stabilisasi. Tingkat pertumbuhan berada pada tingkat yang stabil dan tepat sesuai kebijakan untuk mempertahankan pertumbuhan antara 6,5 % sampai 7%.

Laju kenaikan harga batu bara semakin tajam berada di angka US$ 90 per metrik ton. Batu bara kontrak pengiriman November 2016 di ICE Futures Exchange naik 3,65% dalam sehari jadi US$ 93,50 per metrik ton. Dalam sepekan harga batu bara telah naik sekitar 14,23%. Tingginya harga batu bara dan emas berpengaruh besar pada penguatan Aussie ke angka 0,77 per US$ pagi ini. (drk/drk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed