Investor Alihkan Asetnya ke Safe Haven

Investor Alihkan Asetnya ke Safe Haven

OSO Securities - detikFinance
Senin, 14 Nov 2016 09:37 WIB
Investor Alihkan Asetnya ke Safe Haven
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Akhir perdagangan pekan kemarin, IHSG terkoreksi cukup dalam hingga 4,01% ke level 5.231,97. Mayoritas indeks sektoral ditutup melemah. Pelemahan terdalam dipimpin oleh sektor aneka industri yang anjlok 6,6% diikuti oleh sektor konsumer yang turun 5,16%. Di tengah pelemahan yang terjadi, sektor pertambangan dan perkebunan berhasil menguat, masing-masing naik 0,97% dan 0,88%.

Beberapa saham yang menjadi pemberat perdagangan kemarin diantaranya: ASII (-7.2%), TLKM (-5.5%), HMSP (-4.5%), UNVR (-6.2%). Koreksi dalam yang terjadi pada akhir pekan kemarin merupakan respons pelaku pasar atas terpilihnya Trump. Pelaku pasar berekspektasi akan terjadi ketidakstabilan di pasar keuangan, sehingga lebih memilih untuk mengalihkan asetnya kepada aset safe haven.

Aset safe haven di sini adalah obligasi pemerintah AS. Pelaku pasar asing mencatatkan net sell senilai Rp 2,5 triliun. Adapun nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 1,83% ke level Rp 13,383.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari bursa Asia, mayoritas indeks ditutup terkoreksi. Koreksi terdalam dipimpin oleh IHSG kemudian diikuti oleh indeks TWSE dari Taiwan yang melemah 2.12%. Sementara itu, Indeks Nikkei dari Jepang berhasil menguat 0.18% ke level 17,374.79 seiring dengan penguatan yang terjadi pada US$ terhadap yen.

Penguatan dolar terjadi seiring dengan ekspektasi inflasi yang lebih tinggi dan pertumbuhan ekonomi AS yang lebih baik di bawah Trump, seiring dengan prioritas kebijakan utama termasuk pemotongan pajak murah dan pembiayaan infrastruktur dengan pengeluaran yang lebih besar.

Global Market

Dari bursa AS, indeks utama AS ditutup mixed. Indeks Dow Jones menguat 0.21% ke level 18,847.66 dan Nasdaq naik 0.54% ke level 5,237.11. Sementara indeks S&P 500 terkoreksi 0.14% ke level 2,164.45. Penguatan yang terjadi pada bursa AS, inline dengan rilisnya indeks sentimen konsumer oleh Michigan bulan November yang naik menjadi 91.6 dari sebelumnya 87.2.

Sementara itu dari bursa Eropa, mayoritas indeks ditutup terkoreksi. Koreksi yang terjadi seiring dengan indeks minyak dan gas di Eropa yang mengalami penurunan sebesar 2.2% seiring dengan kerugian tajam pada harga minyak mentah setelah OPEC mengatakan bahwa produksi minyak pada bulan Oktober telah mencapai rekor. OPEC khawatir terhadap usaha pembatasan kelebihan pasokan minyak.

Selain itu penurunan komoditas emas juga ikut menjadi sentimen negatif terhadap harga saham di Eropa. Harga komoditas mengalami tekanan jual seiring dengan meningkatnya imbal hasil obligasi di AS di tengah kekhawatiran pembangunan infrastruktur AS yang akan memicu inflasi.

IHSG

Kami perkirakan hari ini IHSG akan mengalami teknikal rebound setelah sebelumnya mengalami pelemahan yang cukup dalam. Secara teknikal, indikator stochastic oscillator bearish, RSI lemah dan histogram MACD negatif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 5.201-5.348. (drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads