Beberapa saham yang menjadi pemberat perdagangan kemarin diantaranya: ASII (-7.2%), TLKM (-5.5%), HMSP (-4.5%), UNVR (-6.2%). Koreksi dalam yang terjadi pada akhir pekan kemarin merupakan respons pelaku pasar atas terpilihnya Trump. Pelaku pasar berekspektasi akan terjadi ketidakstabilan di pasar keuangan, sehingga lebih memilih untuk mengalihkan asetnya kepada aset safe haven.
Aset safe haven di sini adalah obligasi pemerintah AS. Pelaku pasar asing mencatatkan net sell senilai Rp 2,5 triliun. Adapun nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 1,83% ke level Rp 13,383.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penguatan dolar terjadi seiring dengan ekspektasi inflasi yang lebih tinggi dan pertumbuhan ekonomi AS yang lebih baik di bawah Trump, seiring dengan prioritas kebijakan utama termasuk pemotongan pajak murah dan pembiayaan infrastruktur dengan pengeluaran yang lebih besar.
Global Market
Dari bursa AS, indeks utama AS ditutup mixed. Indeks Dow Jones menguat 0.21% ke level 18,847.66 dan Nasdaq naik 0.54% ke level 5,237.11. Sementara indeks S&P 500 terkoreksi 0.14% ke level 2,164.45. Penguatan yang terjadi pada bursa AS, inline dengan rilisnya indeks sentimen konsumer oleh Michigan bulan November yang naik menjadi 91.6 dari sebelumnya 87.2.
Sementara itu dari bursa Eropa, mayoritas indeks ditutup terkoreksi. Koreksi yang terjadi seiring dengan indeks minyak dan gas di Eropa yang mengalami penurunan sebesar 2.2% seiring dengan kerugian tajam pada harga minyak mentah setelah OPEC mengatakan bahwa produksi minyak pada bulan Oktober telah mencapai rekor. OPEC khawatir terhadap usaha pembatasan kelebihan pasokan minyak.
Selain itu penurunan komoditas emas juga ikut menjadi sentimen negatif terhadap harga saham di Eropa. Harga komoditas mengalami tekanan jual seiring dengan meningkatnya imbal hasil obligasi di AS di tengah kekhawatiran pembangunan infrastruktur AS yang akan memicu inflasi.
IHSG
Kami perkirakan hari ini IHSG akan mengalami teknikal rebound setelah sebelumnya mengalami pelemahan yang cukup dalam. Secara teknikal, indikator stochastic oscillator bearish, RSI lemah dan histogram MACD negatif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 5.201-5.348. (drk/drk)











































