IHSG Bergerak di Kisaran 5.102-5.210

IHSG Bergerak di Kisaran 5.102-5.210

OSO Securities - detikFinance
Jumat, 02 Des 2016 10:35 WIB
IHSG Bergerak di Kisaran 5.102-5.210
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Global Market

Indeks utama di bursa AS ditutup mixed dengan mayoritas mengalami koreksi. Indeks S&P 500 melemah 0.35% ke level 2,191.08, Nasdaq turun
1.36% ke level 5,251.11. Sementara indeks Dow Jones naik tipis 0.36% ke level 19,191.93. Penurunan yang terjadi pada indeks S&P dan Nasdaq seiring dengan anjloknya saham teknologi di tengah kenaikan saham bank dan energi.

Saham Facebook (FB.O) turun 2.8%, Microsoft (MSFT.O), melemah 1.8%. Beberapa data ekonomi AS yang kemarin rilis diantaranya: initial jobless claims AS per 28 November yang naik menjadi 268.000 dari sebelumnya 251.000, indeks manufaktur AS bulan November tumbuh menjadi 54.1 dari sebelumnya 53.9.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, semua indeks utama Eropa kompak ditutup melemah. Indeks FTSE 100 turun 0.45% ke level 6,752.93, CAC 40 terkoreksi 0.39% ke level 4,560.61 dan DAX melemah 1% ke level 10,534.05. Adapun data ekonomi dari Eropa yang kemarin rilis yaitu indeks manufaktur Eropa bulan November yang berhasil tumbuh sesuai ekspektasi di level 53.7. Selain itu, tingkat pengangguran Eropa bulan Oktober mengalami penurunan menjadi 9.8% dari sebelumnya 10%.

IHSG

Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak melemah seiring dengan aksi profit taking pelaku pasar mengingat hari ini merupakan akhir pekan. Secara teknikal, indikator stochastic oscillator masih bullish, sementara RSI cenderung flat dan histogram MACD positif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 5.102-5.210.

Highlight News

Economic & Industry News
  • Brexit Akan Beri Imbas Negatif Ke Eropa dan UK
  • Data Ekonomi Italia Membaik Jelang Referendum
  • China Berupaya Menahan Arus Dana yang Keluar
  • Wisman Asal China ke Indonesia Merangkak Naik
  • BKPM: Minat Investor Sedang Besar-Besarnya
  • Sri Mulyani: Google Komitmen Penuhi Pajaknya
  • Jelang Akhir Tahun, Daya Beli Petani Melemah
  • Pengawasan Tenaga Kerja Asing Harus Lebih Diperkuat
  • Indonesia Perlu Antisipasi Kenaikan Harga Minyak
(drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads