Sementara sektor keuangan masih bertahan dalam teritori positif dengan ditutup menguat sebesar 0.45%. Pelemahan yang terjadi pada IHSG merupakan koreksi wajar seiring dengan aksi profit taking yang dilakukan oleh pelaku pasar.
Selain itu, rilisnya cadangan devisa Indonesia bulan November yang tercatat sebesar US$ 111.5 miliar atau lebih rendah dibandingkan dengan posisi Oktober 2016 sebesar US$ 11 miliar juga ikut menjadi salah satu pemberat indeks pada perdagangan kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BI memperkirakan ini hanya bersifat temporer seiring dengan optimisme terhadap perekonomian domestik yang tetap positif, kinerja ekspor yang membaik dan perkembangan kondisi pasar keangan global yang kembali kondusif.
Adapun dari dalam negeri, nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 0.28% ke level 13,333. Sementara pelaku pasar asing masih terus mencatatkan aksi jual bersih, tercatat sebesar Rp 360.40 miliar.
Indeks utama di bursa Wall Street kembali ditutup menguat pada akhir perdagangan semalam. Indeks Dow Jones naik 1,55% ke level 19,549.62, S & P 500 menguat 1,32% ke level 2,241.35 dan Nasdaq menambahkan 1,14% ke level 5,393.76.
Penguatan yang terjadi pada indeks di bursa AS seiring dengan optimisme pelaku pasar terhadap kebijakan Trump yang akan dilakukan pada tahun depan, pelaku pasar melihat bahwa pemotongan pajak yang direncanakan Donald Trump serta rombakan beberapa regulasi diyakini akan mendukung target pertumbuhan ekonomi AS yang diyakini dapat tumbuh di level 3%-4%.
Lima puluh tiga dari enam puluh tiga ekonom yang disurvei, antusias terhadap prospek ekonomi di bawah Trump. Adapun dari bursa AS sendiri data yang semalam rilis yaitu, indeks pembukaan lapangan kerja bulan Oktober sebesar 5.53 juta atau lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya 5.63 juta.
Sementara itu, indeks utama di bursa Eropa juga ditutup dalam teritori positif. Indeks FTSE 100 menguat 1.81% ke level 6,902.23 ditengah rilisnya Data indeks produksi Industri Inggris bulan Oktober yang tercatat turun menjadi -1.1% (YoY) lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 0.4%.
Selain itu produksi manufaktur Inggris bulan Oktober juga mengalami penurunan sebesar 0.9% (mom). Sementara itu indeks DAX terangkat 1.96% ke level 10,986.98 dan CAC 40 naik 1.36% ke level 4,694.72.
Penguatan yang terjadi pada mayoritas indeks di bursa Eropa ini didukung oleh kenaikan tajam pada sektor perbankan. Saham Credit Suisse melonjak 7.4%pasca bank Swiss mengumumkan akan memangkas biaya tambahan sebesar US$ 991 juta. Selain itu, bank Italia juga menguat sebesar 4.4% setelah Italia mempersiapkan untuk mengambil 2 miliar euro saham pengendali di Monte dei Pasci karena pudarnya harapan terhadap penyelamatan pendanaan swasta menyusul keputusan Perdana Menteri Matteo Renzi untuk mengundurkan diri.
Kami perkirakan hari ini IHSG berpotensi kembali mengalami pelemahan seiring dengan terbentuknya deadcross pada indikator stochastic oscillator yang berada pada area overbought, momentum RSI yang cendrung konsolidasi. IHSG masih akan tertekan di kisaran 5,171-5,278. (ang/ang)











































