OSO Securities: IHSG Diperkirakan Bisa Menguat

OSO Securities: IHSG Diperkirakan Bisa Menguat

OSO Securities - detikFinance
Senin, 30 Jan 2017 08:46 WIB
Jakarta - Menutup akhir pekan kemarin, IHSG ditutup terkoreksi 0.0090% ke level 5,312.84. Mayoritas indeks sektoral ditutup menguat, penguatan tertinggi dipimpin oleh sektor industri dasar yang menguat sebesar 1.02% diikuti oleh sektor keuangan yang naik 0.46%.

Sementara itu sektor konsumsi dan infrastruktur masing-masing turun 0.89% dan 0.59%. Pelemahan yang terjadi pada IHSG merupakan koreksi wajar seiring sebelumnya IHSG sudah memasuki area jenuh beli, sehingga investor cenderung melakukan aksi profit taking.

Beberapa saham yang turut menjadi pemberat indeks di antaranya: HMSP, TLKM, KLBF, dan GGRM. Adapun pelaku pasar asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp 379.9 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu nilai tukar rupiah terdepresiasi 0.21% ke level 13,360. Dari Bursa Asia, mayoritas indeks ditutup dalam teritori positif. Indeks Kospi memimpin penguatan dengan naik 0.81% ke level 2,083.59.

Sementara itu indeks Nikkei menguat 0.3% ke level 19,467.40. Indeks Nikkei berhasil menguat didorong oleh penguatan mata uang dollar terhadap yen atas optimisme investor terhadap prospek ekonomi AS.

Namun kenaikan indeks bursa Jepang masih terbatas dikarenkan masih tingginya kekhawatiran pelaku pasar terhadap kebijakan proteksionis presiden Donald Trump.

Sementara itu, dari bursa AS mayoritas indeks ditutup terkoreksi. Indeks Dow Jones melemah 0.04% ke level 20,093.78 , S&P 500 turun 0.09% ke level 2,294.69, dan Nasdaq menguat tipis 0.10% ke level 5,660.78.

Pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal IV 2016 hanya sebesar 1.9% atau di bawah ekspektasi 2.2%. Ekspor mengalami penurunan pasca terjadinya lonjakan pengiriman kedelai pada kuartal III.

Selain itu belanja konsumen juga melambat di tengah peningkatan investasi peralatan dan bangunan rumah. Pada 2016, GDP AS tumbuh sebesar 1.6% atau terendah sejak 2011. Selain itu data durable goods orders AS bulan Desember juga tercatat turun 0.4% (mom) lebih rendah dibanding ekspektasi pelaku pasar tumbuh 2.6%.

IHSG bergerak dalam minor uptrend . akhir perdagangan kemarin IHSG mampu menembus MA 100 dan menyentuh area overbollingerband. Indiaktor stochastic oscillator bullish, RSI kuat dan histogram MACD positif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 5,288-5,356. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads