OSO: IHSG Bisa Menguat

OSO: IHSG Bisa Menguat

OSO Securities - detikFinance
Kamis, 16 Feb 2017 08:40 WIB
OSO: IHSG Bisa Menguat
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Akhir perdagangan selasa (14/02) IHSG ditutup melemah 0,53% ke level 5.380. Semua indeks sektoral kompak ditutup melemah. Pelemahan terdalam dipimpin oleh sektor industri dasar yang turun sebesar 1,27% diikuti oleh sektor perdagangan yang melemah 0,93%.

Beberapa saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya TLKM, BUMI dan BMRI. Selain itu Pelaku pasar asing pun kembali tercatat melakukan aksi jual bersih senilai Rp 384,19 miliar. Dari pasar spot, kemarin nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 0,10% ke level 13.317.

Akhir perdagangan semalam indeks utama bursa Wall Street ditutup menguat. Indeks Dow Jones naik 0,52% ke level 20.611,86, S&P 500 naik 0,50% ke level 2.349,25 dan Nasdaq terangkat 0,64% ke level 5.819,44.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penguatan yang terjadi pada indeks bursa AS inline dengan meningkatnya data inflasi AS dan pertumbuhan penjualan ritel AS. Inflasi AS bulan Januari tercatat sebesar 0,3% (mom) atau 2,5% (yoy), lebih tinggi dari perkiraan 0,2% (mom) atau 2,4% (yoy).

Tingkat inflasi tersebut tertinggi sejak Maret 2012, kenaikan inflasi didorong oleh naiknya harga bensin/minyak gas. Adapun indeks penjualan ritel AS juga tumbuh sebesar 0,4% atau lebih tinggi dari perkiraan yang hanya tumbuh 0,1%. Katalis positif lainnya yaitu, investor merespons positif komentar Gubernur The Fed Janet Yellen yang menegaskan bahwa perekonomian AS sangat sehat, pasar tenaga kerja meningkat dan inflasi bergerak menuju target The Fed sebesar 2%. Hal tersebut memberikan peluang untuk fed Funds Rate dapat naik pada bulan depan.

Kami perkirakan hari ini IHSG masih akan bergerak dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan menguat dan akan diperdagangkan di kisaran 5.331-5.445. Secara teknikal, indikator stochastic oscillator bearish dengan momentum RSI yang tertekan pada area overbought. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads