Saham Bakrie Anjlok, IHSG Lesu

Saham Bakrie Anjlok, IHSG Lesu

OSO Securities - detikFinance
Rabu, 22 Feb 2017 09:04 WIB
Saham Bakrie Anjlok, IHSG Lesu
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Sepanjang perdagangan kemarin IHSG bergerak mixed di kisaran 5.336-5.375. IHSG ditutup melemah 0,34% ke level pada perdagangan Selasa (21/02). Penguatan yang terjadi pada sesi pertama tidak dapat berlanjut hingga akhir sesi dikarenakan tingginya tekanan jual dari Grup Bakrie, mayoritas saham Bakrie mengalami penurunan yang cukup dalam.

Di mana, Bumi -22.63%, ELTY -31.51%, DEWA -27.78%, BRMS -34.65%. Mayoritas indeks sektoral ditutup terkoreksi. Koreksi terdalam dipimpin oleh sektor industri dasar yang turun 1.17% diikuti oleh sektor pertambangan yang melemah 0,80%. Sementara itu, sektor perkebunan berhasil menguat tipis 0,03%. Pelaku pasar asing tercatat melakukan aksi jual bersih senilai Rp 146,10 miliar. Sementara itu, nilai tukar rupiah juga kembali terdepresiasi sebesar 0,13% ke level 13.372.

Dari Bursa Asia, mayoritas indeks ditutup dalam teritori positif. Indeks KOSPI dari Bursa Malaysia memimpin penguatan dengan naik 0,89% ke level 2.102,93, diikuti oleh kenaikan indeks Nikkei sebesar 0,68% ke level 19.381,44.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penguatan yang terjadi pada bursa Jepang inline dengan naiknya indeks manufaktur Jepang bulan Februari ke level 53,5 dari sebelumnya 52,7 didorong oleh peningkatan output, pesanan baru baik untuk domestik maupun ekspor, dan pembukaan lapangan kerja. Pada bulan Februari, kenaikan output tersebut merupakan yang tertinggi selama tiga tahun. Selain itu, indeks kepercayaan bisnis juga mencapai level tertinggi.

Membuka perdagangan pada pekan ini (21/02) , indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam teritori positif didorong oleh kenaikan laba perusahaan pada sektor ritel yang mengindikasikan pertumbuhan ekonomi AS. Indeks Dow Jones naik 0,58% ke level 20.743, S&P 500 menguat 0,6% ke level 2.365,38 dan Nasdaq Composite terangkat 0,47% ke level 5.865,95.

Beberapa Katalis positif lain yaitu, meningkatnya harga minyak yang lebih dari 1% pasca OPEC mengatakan terjadinya kesepakatan untuk mengurangi output, serta optimisme investor terhadap pertumbuhan global dikarenakan naiknya indeks bisnis Eropa yang tertinggi sejak enam tahun terahir. Adapun beberapa data ekonomi AS yang semalam rilis yaitu, indeks manufaktur AS pada bulan Februari yang tercatat turun ke level 54,3 dari bulan sebelumnya di level 55 atau lebih rendah dari perkiraan di level 55,3.

Kami perkirakan IHSG akan bergerak menguat terbatas seiring dengan adanya potensi teknikal rebound. Secara teknikal, IHSG berada dibawah MA 20, dengan indikator stochastic oscillator bearish, RSI cenderung lemah dan menguji support trendline. Selain itu histogram MACD negatif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 5.301-5.398. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads