Pelaku pasar asing tercatat melakukan aksi jual bersih senilai Rp 201.23 miliar. Sektor Property memimpin pelemahan dengan turun 0.82 diikuti sektor perdagangan yang melemah 0.65% Sementara itu, sektor perkebunan naik sebesar 1.21%. Beberapa saham yang menjadi pemberat indeks yaitu : MYRX, BUMI, BBNI dan ASII.
Indeks utama bursa Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan semalam (27/02) seiring dengan ekspektasi pelaku pasar terhadap "infrastructure spending" yang akan diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Komoditas minyak bergerak mix seiring dengan kenaikan produksi minyak AS yang dilaporkan melebihi kesepakatan dalam pemangkasan produksi OPEC. Indeks Dow Jones menguat 0.08% ke level 20,837.44, S&P 500 naik 0.10% ke level 2,369.73 dan Nasdaq terangkat 0.28% ke level 5,861.9.
Adapun rilisnya data ekonomi AS semalam juga ikut mendukung rally indeks di bursa Wall Street, di mana indeks Durable Goods Order AS bulan Januari tumbuh 1.8%, di atas perkiraan pasar 1.6%.
Kami perkirakan hari ini IHSG masih akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Secara teknikal, IHSG bergerak diatas MA20 dengan relative strength index flat. Selain itu indikator stochastic oscillator bearish. Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak di kisaran 5,335-5,401. (ang/ang)











































