Follow detikFinance
Kamis 02 Mar 2017, 09:58 WIB

Kiwoom Securities: Dow Jones Beri Sentimen Positif

Kiwoom Securities - detikFinance
Jakarta - Positifnya Dow Jones dan pasar dunia diharapkan dapat memberikan dukungan. IHSG terkoreksi dengan menembus diagonal support serta naiknya aksi jual asing kemarin yang dapat kembali membuka peluang negatif terutama jika support berikutnya tertembus ke bawah. Sehingga, kami memperkirakan IHSG akan berada di area positif hari ini.



IPO - PT Bintraco Dharma

PT Bintraco Dharma, perusahaan dealer otomotif dan jasa pembiayaan, berencana menjual 150 juta lembar saham (10% saham) melalui IPO. Dengan harga penawaran IPO berkisar Rp 1,750 hingga Rp 2,300 per lembar saham maka target perolehan dana mencapai Rp 262.5 Miliar hingga Rp 345 Miliar. Sekitar 33% dana IPO akan digunakan untuk belanja modal, 33% untuk investasi baik melalui akuisisi ataupun perluasan dan pengembangan usaha, dan sisanya untuk modal kerja seperti pembelian persediaan mobil dan suku cadang. PT Superior Coach selaku pemegang saham juga akan melakukan penawaran terbatas atas saham-saham miliknya sebanyak 135 juta saham biasa (9% saham). Masa penawaran awal dimulai pada 1-9 Maret dengan perkiraan mendapat pernyataan efektif pada 17 Maret. Masa penawaran umum berlangsung pada 21-23 Maret dan listing di BEI pada 30 Maret. Perseroan telah menunjuk PT CIMB Securities Indonesia dan PT Ciptadana Securities sebagai penjamin pelaksana efek.



ACST & WSKT - Proyek Cikampek elevated

PT Acset Indonusa (ACST) dan PT Waskita Karya (WSKT) menandatangani kontrak senilai Rp 13.5 Triliun dengan PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJLC) untuk proyek pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II elevated sepanjang 38.6 KM. WSKT akan mengerjakan ruas tol Cikunir-Cikarang sepanjang 19.7 KM dan ACST akan mengerjakan ruas tol Cikarang-Karawang Barat sepanjang 18.9 KM. Proyek ditargetkan selesai dalam 2 tahun.



BDMN - Kinerja FY 2016

PT Bank Danamon Indonesia (BDMN) membukukan kenaikan laba bersih 2016 sebesar 12% Yoy menjadi Rp 2.66 Triliun Vs Rp 2.39 Triliun pada periode sama tahun lalu. Pendapatan bunga bersih tercatat naik sebesar 1% Yoy menjadi Rp 14.6 Triliun tahun lalu dengan laba operasi naik sebesar 12% menjadi Rp 4.9 Triliun. Posisi CAR tercatat sebesar 20.93% pada FY 2016 (19.67% pada FY 2015) dengan NPL Gross tercata sebesar 3.09% pada FY 2016 ( 3.04% pada FY 2015), ROE 7.95% ( 7.43% FY 2015), dan LFR 91% ( 87.53% pada FY 2015).



KKGI - Ekspor batubara

PT Resources Alam Indonesia (KKGI) menargetkan peningkatan ekspor sebanyak 250 ribu ton batubara tahun ini. Peningkatan ekspor diharapkan berdampak terhadap pertumbuhan kinerja keuangan perseroan. Untuk mendukung rencana tersebut perseroan akan menambah 4 unit kapal untuk ekspor batubara ke Jepang. KKGI telah mengekspor batubara ke beberapa negara seperti Jepang, Korea, Thailand, India, Filipina, Tiongkok, dan Spanyol dengan tujuan terbesar ekspor perseroan adalah Tiongkok sebesar 33% dari total volume ekspor. Sementara itu KKGI mengalokasikan belanja modal tahun ini sebesar US$ 1.5 Juta yang akan digunakan untuk membiyai perbaikan infrastruktur dan penambahan alat berat di Kalimantan Timur.



SMBR - Proses pembangunan pabrik semen Baturaja II

Proses pembangunan pabrik semen Baturaja II milik PT Semen Baturaja (SMBR) telah mencapai 92.1% penyelesaian dan diperkirakan selesai pada 1H 2017 dengan operasi komersial pada awal 3Q 2017. Pabrik semen Baturaja II memiliki kapasitas produksi 1.85 juta ton per tahun dan diperkiraan hingga akhir tahun ini dapat memproduksi 500,000 ton. Dengan pabrik Baturaja II kapasitas produksi semen SMBR naik menjadi 3.85 juta ton per tahun. Pabrik yang berlokasi di Ogan Komering Ulu (Sumatera Selatan) mulai dibangun pada 2Q 2015 dengan investasi senilai Rp 3.4 Triliun.



TINS - Kinerja FY 2016

PT Timah (TINS) membukukan kenaikan laba bersih 2016 sebesar 147.9% Yoy menjadi Rp 251.83 Miliar Vs Rp 101.58 Miliar pada tahun 2015 kendati pendapatan hanya naik 1.4% Yoy menjadi Rp 6.97 Triliun tahun lalu. Turunnya beban pokok produksi mendorong kenaikan laba kotor sebesar 59.6%Yoy menjadi Rp 1.09 Triliun tahun lalu. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed