Follow detikFinance
Rabu 08 Mar 2017, 10:25 WIB

Seminggu Jelang Rapat The Fed, Bagaimana Pergerakan Dolar?

James Evan - detikFinance
Seminggu Jelang Rapat The Fed, Bagaimana Pergerakan Dolar? Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Seminggu menjelang rapat The Fed tentang kenaikan suku bunga US di mana market memprediksi hampir 90%. US Dollar menguat terhadap majors. DXY berada di angka 101.5 sampai dengan 102.0. Bursa saham global terlihat lesu di mana Dow 30(-0.14%) ke 20,924.70. Data trade balance US dirilis defisit -48.5 Bio USD.Defisit ini merupakan yang terbanyak semenjak 5 tahun terakhir. Yield US Treasury 10 tahun stabil di angka 2.5%.

GDP Uni Eropa dirilis sama dengan periode sebelumnya diangka 0.4% untuk QoQ. Euro secara chart 1D masih sideways di range 1.0560-1.0607. UK dihadapkan pada negosiasi amendment Brexit selasa malam. Dalam beberapa kesempatan Theresa May menegaskan akan keluar dari Brexit tanpa kesepakatan apabila kesepatakan yang diberikan oleh Uni Eropa tidak terlalu berdampak pada perekonomian UK.

Sterling intraday low sempat menyentuh 1.2160 tadi malam kemudian kembali rebound pagi ini di level 1.2210 dengan target resisten 1.2250. Pasca rapat Bank Sentral Australia kemarin yang masih menetapkan suku bunga Australia di angka 1.5% kemarin aussie melonjak hinga 0.7630 dimana pada market Asia hari ini diperkirakan stabil di range 0.7580-0.7620

Nilai tukar rupiah cenderung stabil menguat dibuka di angka 13335 pagi ini. Rupiah mencoba level resisten 13360 dengan support 13320. Menjelang kemungkinan kenaikan suku bunga US pekan depan, Bank Indonesia menilai posisi cadangan devisa akhir Februari 2017 masih dianggap cukup kuat menghadapi kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed).Cadangan Devisa Indonesia tercatat di angka US$ 119,9 miliar (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed