Follow detikFinance
Senin 13 Mar 2017, 08:39 WIB

OSO Securities: IHSG Cenderung Menguat Terbatas

OSO Securities - detikFinance
OSO Securities: IHSG Cenderung Menguat Terbatas Foto: Ari Saputra
Jakarta - IHSG ditutup terkoreksi 0,21% ke level 5.390,67 pada akhir pekan kemarin. Selama sepekan IHSG sudah turun sebesar 0,35%. Mayoritas indeks sektoral ditutup terkoreksi. Koreksi terdalam dipimpin oleh sektor pertambangan yang turun hingga 2,15% diikuti sektor aneka industri yang melemah 1,22%.

Beberapa saham yang menjadi pemberat indeks di antaranya : ASII, ADRO, BBNI, MDIA dan ITMG. Koreksi yang terjadi pada akhir perdagangan kemarin didominasi oleh tingginya tekanan jual domestik. Sementara itu pelaku pasar asing tercatat masih melakukan aksi beli bersih senilai Rp 9,9 miliar. Pada akhir perdagangan pekan kemarin nampaknya pelaku pasar masih wait and see di tengah penantian rilisnya data tenaga kerja AS. Adapun nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 0,10% ke level 13.376.

Akhir pekan kemarin Indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam teritori positif seiring dengan membaiknya data tenaga kerja AS pada bulan Februari yang berada di atas ekspektasi. Indeks Nonfarm payrolls AS bulan Februari meningkat 235.000 pekerjaan lebih tinggi dari ekspektasi 190.000. Sektor konstruksi mencatatkan kenaikan tertinggi dalam 10 tahun terahir seiring dengan cuaca yang berada pada musim panas.

Selain itu pengangguran AS pada bulan Februari turun ke level 4,7% dari sebelumnya 4,8% pada bulan Januari. Hal tersebut mengisyaratkan bahwa pekan ini, dimungkinkan Janet Yellen sebagai Ketua Bank Sentral AS akan menaikkan suku bunga AS pada pertemuan 14-15 Maret.

Pertumbuhan upah yang stabil, dengan penghasilan per jam rata-rata naik 6 sen, atau 0,2% yang mengangkat kenaikan tahun ke tahun pada upah menjadi 2,8% dari 2,6% pada Januari. Terbatasnya kenaikan indeks bursa AS seiring dengan munculnya kekhawatiran pelaku pasar atas prospek biaya pinjaman yang lebih tinggi. Dolar DXY jatuh terhadap sekeranjang mata uang di tengah kekecewaan bahwa upah hanya tumbuh secara bertahap. Greenback juga terluka oleh berita Bank Sentral Eropa telah membahas kemungkinan menaikkan suku bunga sebelum akhir program pelonggaran kuantitatif.

Indeks Dow Jones naik 0,21% ke level 20.902,98, S&P 500 menguat 0,33% ke level 2.372,60, dan Nasdaq naik 1,70% ke level 5.861,73.

Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Secara teknikal, akhir pekan kemarin IHSG sempat menyentuh level terendahnya di bawah MA 20, indikator stochastic oscillator bearish, RSI lemah dan histogram MACD negatif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 5.365-5.421. (wdl/wdl)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed