Follow detikFinance
Rabu 15 Mar 2017, 08:50 WIB

OSO Securities: IHSG Akan Bergerak Konsolidasi

OSO Securities - detikFinance
OSO Securities: IHSG Akan Bergerak Konsolidasi Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Akhir perdagangan kemarin IHSG berhasil melanjutkan penguatan dengan naik 0.41% ke level 5,431.58. Mayoritas indeks sektoral ditutup menguat, penguatan tertinggi dipimpin oleh sektor infrastruktur dan pertambangan
yang masing-masing naik 1.45% dan 1.19%.

Sementara itu sektor perkebunan dan aneka industri ditutup turun dengan masing-masing melemah 0.47% dan 0.43%. Pelaku pasar asing mencatatkan aksi beli bersih senilai Rp 457 miliar.

Global Market

Indeks utama Bursa Wall Street ditutup terkoreksi pada akhir perdagangan semalam. Indeks Dow Jones Industrial Average DJI turun 0,21% ke level 20,837.37, S & P 500 melemah 0,34% ke level 2,365.45 dan Nasdaq Composite terkoreksi 0,32%, ke level 5,856.82.

Koreksi yang terjadi pada Bursa AS inline dengan turunnya harga minyak ke level terendah sejak bulan November 2016. Selain itu penurunan harga saham penerbangan yang disebabkan oleh badai salju yang melanda Timur laut AS juga ikut menjadi
katalis pemberat indeks.

Harga minyak turun ke level terendah sejak akhir November setelah OPEC melaporkan kenaikan persediaan minyak mentah
global dan menaikkan perkiraan produksi pada 2017 dari luar kelompok OPEC.

Adapun Rencana Trump untuk membubarkan ObamaCare juga turut membuat kekhawatiran pelaku pasar semakin meningkat. Karena diperkirakan akan ada 14 juta orang Amerika yang akan kehilangan asuransi kesehatan. Sehingga saham yang bergerak disektor kesehatan, khususnya Rumah Sakit juga ikut mengalami kejatuhan yang cukup signifikan.

Beberapa saham rumah sakit yang terkoreksi yaitu, HCA Holdings (HCA.N) terkoreksi 1,5%, Tenet Healthcare (THC.N) turun 3,3%, Community Health Systems (CYH.N) melemah 2,2% dan LifePoint Kesehatan (LPNT.O) turun 1,5%.

Adapun beberapa data ekonomi AS yang rilis semalam yaitu, indeks Harga konsumen (Producer Price Index) AS pada bulan Februari yang tercatat mengalami kenaikan sebesar 2.2% dari sebelumnya 1.6% pada bulan Januari.

Meningkatnya PPI indeks disebabkan terjadinya kenaikan biaya pada sejumlah layanan jasa. Hal tersebut nantinya akan meningkatkan tekanan inflasi. Dengan terus meningkatnya inflasi semakin menjadikan dasar yang kuat untuk The Fed menaikkan suku bunganya pada pekan ini.

Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak konsolidasi seiring dengan anjloknya harga minyak yang akan menjadi salah satu katalis yang akan menekan pergerakan indeks.

Selain itu, rapat FOMC malam ini juga akan menjadi perhatian khusus para pelaku pasar. Secara teknikal, IHSG sudah menyentuh area upper bollinger band, indikator stochastic oscillator bullish, RSI kuat dan histogram MACD positif.

Kami perkirakan IHSG akan bergerak dikisaran 5,382- 5,480. (dna/dna)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed