Follow detikFinance
Senin 20 Mar 2017, 08:54 WIB

OSO Securities: IHSG Masih Bisa Menguat

OSO Securities - detikFinance
OSO Securities: IHSG Masih Bisa Menguat Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Selama sepekan kemarin IHSG berhasil menguat sebesar 2.78% ke level 5,540.43. Enam dari 10 indeks sektoral ditutup menguat, penguatan tertinggi dipimpin oleh sektor pertambangan yang naik 1.40% diikuti sektor keuangan menguat 1.06%.

Beberapa saham yang menjadi penggerak indeks di antaranya : BBRI, UNTR, UNVR dan CPIN. Pelaku pasar asing tercatat membukukan aksi beli bersih senilai Rp 2,48 triliun.

Pasca keputusan The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan, nampaknya semakin membuat pasar semakin membuat prospek pasar saham Indonesia menarik. Hal tersebut terlihat dari nilai transaksi di pasar reguler yang terus mengalami peningkatan. Pada jumat kemarin (17/03), nilai transaksi di pasar reguler mencapai Rp 10.20 triliun.

Sepanjang pekan kemarin indeks utama bursa AS mengalami kenaikan yang flat dimana indeks Dow jones hanya naik 0.1%, S&P 500 menguat 0.2% dan Nasdaq meningkat 0.7%. Sementara itu pada akhir pekan kemarin (17/03) mayoritas indeks utama bursa AS ditutup terkoreksi di tengah berlangsungnya pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank Sentral G20 di Baden-Baden Jerman.

Indeks Dow Jones melemah 0.10% ke level 20,914.62, S&P 500 melemah 0.13% ke level 2,378.25, dan nasdaq hanya mengalami kenaikan 0.24 poin ke level 5,901. Beberapa data ekonomi AS yang rilis pada akhir pekan kemarin di antaranya: indeks produksi industri AS pada bulan Februari yang stagnan atau tidak mengalami pertumbuhan dari sebelumnya turun 0.1% pada bulan Januari.

Indeks produksi manufaktur AS bulan februari yang tumbuh 1.2% dari sebelumnya hanya 0.6% pada bulan Januari. Kenaikan pada indeks manufaktur tersebut mengindikasikan bahwa manufaktur AS sudah mengalami perbaikan dikarenakan ekonomi global stabil.

Sementara itu sentimen konsumen AS untuk bulan ini naik ke level 97.6 dari sebelumnya 96.3 di bulan Februari.

Kami perkirakan hari ini IHSG masih memiliki potensi untuk kembali melanjutkan penguatan. Namun perlu diwaspadai aksi profit taking mengingat IHSG sudah memasuki area overbought. Secara teknikal, IHSG sudah melewati area upper bollingerband, dengan stochastic oscillator bullish, RSI kuat dan histogram MACD positif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 5,505-5,568. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed