Mayoritas indeks sektoral ditutup menguat, penguatan tertinggi dipimpin oleh sektor pertambangan yang naik 2,2% diikuti oleh sektor perkebunan yang menguat 0.51%. Sementara itu, sektor aneka industri dan infrastruktur masing-masing turun 0.27% dan 0.25%.
Beberapa saham yang menjadi penggerak indeks pada perdagangan kemarin diantaranya : UNTR, BBCA, BYAN, INAF, dan NIKL. Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 392.5 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu sektor perbankan mengalami penurunan yang siginifikan ditengah ekspektasi perubahan tarif yang lebih cepat pasca dinaikkannya suku bunga acuan AS. Bank of America turun 5,07%. Indeks Dow Jones terkoreksi 1.14% ke level 20,668.01, S&P 500 melemah1.24% ke level 2,344.02 dan Nasdaq turun 1.83% ke level 5,793.83.
Adapun data ekonomi AS yang rilis semalam yaitu, neraca lancar AS kuartal IV yang tercatat defisit sebesar US$ 112.4 miiliar, atau lebih rendah dari perkirakan defisit US$ 128.3 miliar.
Kami perkirakan hari ini IHSG masih akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah, dan diperdagangkan pada kisaran 5,510-5,565. Secara teknikal, IHSG stochastic oscillator bullish, RSI flat dan histogram MACD posiif. (ang/ang)











































