OSO Securities: IHSG Akan Bergerak Negatif

OSO Securities: IHSG Akan Bergerak Negatif

OSO Securities - detikFinance
Senin, 27 Mar 2017 08:24 WIB
OSO Securities: IHSG Akan Bergerak Negatif
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Akhir pekan kemarin pergerakan IHSG relatif terbatas di kisaran 5.546-5.581 dengan ditutup naik tipis 0,06% ke level 5.567,13. Selama sepekan kemarin IHSG tercatat menguat 0,48%. Terbatasnya pergerakan IHSG pada akhir pekan kemarin seiring dengan sudah masuknya IHSG pada area jenuh beli (overbought), sehingga pelaku pasar memilih momen tersebut untuk melangsungkan aksi profit taking.

Saat ini IHSG diperdagangankan pada PE 16,09x dan PBV 2,08x. Selama sepekan kemarin mayoritas indeks sektoral berhasil mencatatkan penguatan, di mana penguatan tertinggi yaitu sektor pertambangan yang menguat 3,58% diikuti oleh sektor keuangan yang naik 1,67%. Sementara itu, beberapa sektor yang masih lesu sepanjang pekan kemarin yaitu, sektor konsumsi dan infrastruktur yang masing-masing turun 0,96% dan 0,92%. Beberapa saham yang menjadi penggerak indeks selama sepekan kemarin di antaranya : BBCA, ASII, TLKM, MYRX dan BMRI. Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 2,83 triliun selama sepekan kemarin.

Menutup akhir pekan kemarin, indeks utama bursa Wall Street ditutup terkoreksi seiring dengan keputusan DPR yang kembali menunda pemungutan suara untuk keputusan diloloskan atau tidaknya RUU Kesehatan yang diajukan oleh pemerintahan presiden AS Donald Trump. Trump dan sejumlah pimpinan parlemen sebelumnya mendesak untuk diadakannya pemungutan suara agar dapat mengubah program Obamacare. Akan tetapi hambatan dalam mengubah RUU kesehatan tersebut bisa berdampak pada rencana pemotongan pajak dan peningkatan anggaran infrastrukutur dari Donald Trump.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pelaku pasar berspekulasi jika RUU kesehatan tersebut diterima, maka stimulus fiskal dan kebijakan perdagangan Trump pun akan menjadi lebih mulus. Indeks Dow Jones turun 0,29% ke level 20.596,72, S&P 500 melemah 0,08% ke level 2.343,98 dan Nasdaq anjlok 0,19% ke level 5.828,74. Adapun beberapa data ekonomi AS yang rilis pada akhir pekan kemarin di antaranya : Indeks pesanan barang tahan lama (durable goods orders) AS bulan Februari tumbuh sebesar 1,7% lebih tinggi dari perkiraan pelaku pasar 1,2%. Sementara itu, indeks Manufaktur AS bulan Maret yang di Survei oleh Markits turun ke level 53,4 dari sebelumnya 54,2.

Awal pekan ini, kami perkirakan IHSG akan bergerak dalam teritori negatif dan akan bergerak di kisaran 5.510-5.589. Secara teknikal, IHSG sudah menyentuh area upper bollingerband, dengan stochastic oscillator yang sudah berada di area overbought. Selain itu, RSI lemah dan histogram MACD negatif. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads