Saat ini IHSG diperdagangankan pada PE 16,09x dan PBV 2,08x. Selama sepekan kemarin mayoritas indeks sektoral berhasil mencatatkan penguatan, di mana penguatan tertinggi yaitu sektor pertambangan yang menguat 3,58% diikuti oleh sektor keuangan yang naik 1,67%. Sementara itu, beberapa sektor yang masih lesu sepanjang pekan kemarin yaitu, sektor konsumsi dan infrastruktur yang masing-masing turun 0,96% dan 0,92%. Beberapa saham yang menjadi penggerak indeks selama sepekan kemarin di antaranya : BBCA, ASII, TLKM, MYRX dan BMRI. Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 2,83 triliun selama sepekan kemarin.
Menutup akhir pekan kemarin, indeks utama bursa Wall Street ditutup terkoreksi seiring dengan keputusan DPR yang kembali menunda pemungutan suara untuk keputusan diloloskan atau tidaknya RUU Kesehatan yang diajukan oleh pemerintahan presiden AS Donald Trump. Trump dan sejumlah pimpinan parlemen sebelumnya mendesak untuk diadakannya pemungutan suara agar dapat mengubah program Obamacare. Akan tetapi hambatan dalam mengubah RUU kesehatan tersebut bisa berdampak pada rencana pemotongan pajak dan peningkatan anggaran infrastrukutur dari Donald Trump.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awal pekan ini, kami perkirakan IHSG akan bergerak dalam teritori negatif dan akan bergerak di kisaran 5.510-5.589. Secara teknikal, IHSG sudah menyentuh area upper bollingerband, dengan stochastic oscillator yang sudah berada di area overbought. Selain itu, RSI lemah dan histogram MACD negatif. (wdl/wdl)











































