Penguatan IHSG kemarin inline dengan terkendalinya inflasi, di mana pada bulan Maret tercatat deflasi sebesar 0,02%. Hal tersebut direspons positif oleh pelaku pasar karena dianggap pemerintah mampu mengendalikan kenaikan harga bahan-bahan pokok, sehingga baik pelaku pasar domestik maupun asing optimistis target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini di kisaran 5,1%-5,3% akan tercapai.
Sementara itu pergerakan indeks sektoral mayoritas berada dalam teritori positif, di mana sektor pertambangan memimpin penguatan dengan naik 3,59% diikuti oleh sektor perdagangan yang menguat 1,56%. Adapun sektor yang melemah yaitu, perkebunan, industri dasar, dan infrastruktur. Pelaku pasar asing membukan nilai beli bersih senilai Rp 616,31 miliar . Nilai tukar rupiah terdepresiasi 0,05% ke level 13.331.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas di kisaran 5.621-5.689. Secara teknikal, IHSG sudah mulai rentan terhadap aksi profit taking mengingat stoochastic oscillator yang sudah berada pada area overbought, sementara itu relative strength index masih kuat dan histogram MACD positif. (wdl/wdl)











































