Mayoritas indeks sektoral ditutup dalam teritori negatif, sektor perkebunan memimpin penurunan dengan anjlok sebesar 1,72% diikuti oleh sektor properti yang turun 1,18%. Sementara itu, sektor yang berhasil ditutup menguat yaitu, industri dasar, manufaktur dan aneka industri. Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 896,72 miliar.
Akhir perdagangan semalam (10/04), indeks utama bursa Wall Street ditutup lebih tinggi seiring dengan rally saham energi yang mengimbangi kerugian di sektor keuangan menjelang rilisnya laporan keuangan kuartal pertama. Indeks Dow Jones menguat 0,07% ke level 20.662,95, S&P 500 naik 0,19% ke level 2.357,49 dan Nasdaq terangkat 0,25%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, dalam pidato Janet Yellen semalam, dikatakan bahwa rencana The Fed untuk menaikkan suku bunga AS secara bertahap ditujukan untuk mempertahankan kesempatan kerja penuh dan inflasi mendekati 2% tanpa membiarkan perekenomian overhating (memanas). Yellen mengatakan bahwa saat ini AS memiliki perekonomian yang sehat, di mana pengangguran sebesar 4,5% dan inflasi sudah mendekati 2%.
Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Secara teknikal, indikator stochastic oscillator bearish, relative strength index lemah dan histogram MACD negatif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 5.601-5.655. (wdl/wdl)











































