Follow detikFinance
Senin 17 Apr 2017, 08:47 WIB

OSO Securities: IHSG Cenderung Melemah

OSO Securities - detikFinance
OSO Securities: IHSG Cenderung Melemah Foto: Dana Aditiasari-detikFinance
Jakarta - Menutup perdagangan pada pekan kemarin, Kamis (13/4), IHSG ditutup terkoreksi 0,49% ke level 5.615,55. Mayoritas indeks sektoral ditutup dalam teritori negatif. Sektor perdagangan memimpin pelemahan dengan turun 0,89% diikuti oleh sektor aneka industri yang melemah 0,80%.

Sementara itu, sektor pertambangan dan properti mampu ditutup pada teritori positif dengan masing-masing menguat sebesar 0,54% dan 0,10%. Beberapa saham yang menjadi pemberat indeks yaitu : BBCA, TLKM, UNTR dan ASII. Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 504,15 miliar. Adapun nilai tukar rupiah terapresiasi 0,14% ke level Rp 13.256.

Indeks utama bursa Wall Street ditutup terkoreksi pada akhir perdagangan kamis kemarin (13/04) setelah AS menjatuhkan "the mother of all bombs" (ibu dari semua bom-bom) di Afghanistan. Militer AS menjatuhkan bom non nuklir terbesar di Afghanistan dengan menargetkan IS (Islamic State).

Adapun beberapa data ekonomi AS yang rilis pada Kamis pekan kemarin yaitu, initial jobless Claims AS per 08 April yang turun menjadi 234.000 dari pekan sebelumnya 235.000 atau di bawah ekspektasi 245.000.

Selain itu producer price index (PPI) atau indeks harga produsen AS bulan Maret turun 0,1% dari bulan sebelumnya. Penurunan ini merupakan penurunan pertama sejak Agustus tahun lalu karena biaya untuk barang permintaan akhir juga turun 0,1%. Namun penurunan tersebut tidak termasuk makanan, energi, dan layanan perdagangan, di mana harga naik tipis 0,1% pada bulan Maret. Indeks Dow Jones terkoreksi 0,67% ke level 20.453,25, S&P 500 melemah 0,68% ke level 2.328,95 dan Nasdaq turun 0,53% ke level 5.805,15.

Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Beberapa katalis yang menjadi penggerak IHSG yaitu rilisnya neraca perdagangan Indonesian bulan Maret, penjualan otomotif selama bulan lalu dan pertumbuhan ekonomi China pada kuartal I-2017.

Secara teknikal, indikator stochastic oscillator bearish, RSI lemah dan histogram MACD negatif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 5.595-5.680. (wdl/wdl)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed