Follow detikFinance
Kamis 20 Apr 2017, 08:40 WIB

OSO Securities: Pasca Pilkada DKI, IHSG Menguat

OSO Securities - detikFinance
OSO Securities: Pasca Pilkada DKI, IHSG Menguat Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Berjalan kondusif dan Stabilnya kondisi perpolitikan di Indonesia diperkirakan dapat menjadi sentimen positif terhadap iklim investasi. Berdasarkan hasil Quick Count, Anis-Sandi unggul di atas Ahok-Jarot. Hal tersebut tentu menjadi harapan baru untuk warga Jakarta. Sementara itu, sentimen dari pilkada terhadap IHSG kami perkirakan tidak terlalu berpengaruh signifikan, mengingat pelaku pasar saat ini sedang menantikan rilisnya kinerja emiten pada kuartal I.

Mayoritas emiten yang sudah melaporkan kinerja kuartal I membukukan pertumbuhan laba. Sehingga kami optimistis, pasar saham Indonesia masih berpotensi untuk kembali menembus level tertinggi baru pada tahun ini.

Hingga akhir 2017, kami perkirakan IHSG akan menyentuh level 5.900. Saham-saham yang masih menarik untuk dicermati yaitu, sektor perbankan, konsumsi, konstruksi, dan infrastruktur. Beberapa data ekonomi Indonesia yang akan rilis pada hari ini yaitu, rilisnya BI 7 Days Reverse Repo Rate dan Investasi Asing Langsung (FDI) pada kuartal I-2017.

Akhir perdagangan semalam, indeks utama bursa Wall Street bergerak mixed dengan mayoritas ditutup terkoreksi. Indeks Dow Jones melemah 0,58% ke level 20.404,49, S&P 500 turun 0,17% ke level 2.338,17. Sementara itu, indeks Nasdaq menguat 0,23% ke level 5.863,03.

Koreksi yang terjadi pada indeks Dow Jones dan S&P 500 disebabkan oleh penurunan harga minyak yang membebani sektor energi. Selain itu rilisnya kinerja emiten yang di bawah ekspektasi juga menjadi salah satu faktor pemberat indeks. Sektor energi turun 1,4% inline dengan data AS yang menunjukkan bahwa persediaan bensi berada di bawah US$ 52 per barrel. Dari kinerja keuangan, Saham IBM (IBM.N) anjlok 4,9% pasca rilisnya melaporkan penurunan pendapatan yang terendah dalam lima kuartal terahir.

Adapun dari Bursa Eropa, semalam rilis data inflasi bulan Maret yang tumbuh sebesar 0,8% (MoM), dari sebelumnya 0,4% (MoM) pada Februari. Selain itu, neraca perdagang Eropa bulan Februari tercatat surplus sebesar 17,8 miliar euro dari sebelumnya defisit 600 juta euro.

Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak menguat mengingat pelaksanaan Pilkada berjalan dengan kondusif. Selain itu kedatangan Mike Pence, selaku Wakil Presiihsgden AS pada hari ini kami perkirakan dapat menjadi salah satu sentimen positif terhadap pergerakan indeks mengingat akan ada kerja sama bilateral antara Indonesia dan AS.

Secara teknikal, terbentuknya inverted hammer pada perdagangan sebelumnya mengindikasikan potensi pembalikan arah, hal tersebut didukung oleh indikator RSI yang kuat. Namun, indikator stochastic oscillator bearish dan histogram MACD negatif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 5.577-5.653. (wdl/wdl)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed