Follow detikFinance
Rabu 26 Apr 2017, 08:22 WIB

OSO Securities: IHSG Berpotensi Menguat Terbatas

OSO Securities - detikFinance
OSO Securities: IHSG Berpotensi Menguat Terbatas Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - IHSG ditutup dalam teritori positif pada akhir perdagangan kemarin (25/04) setelah bergerak terkoreksi pada sesi pertama. Beberapa saham yang kemarin menjadi pemberat indeks yaitu: ASII, MYRX, UNTR dan RIMO. Namun kenaikan saham BBRI, BMRI, LPKR serta PGAS mampu mengimbangi penurunan indeks. Mayoritas indeks sektoral ditutup menguat, penguatan tertinggi dipimpin oleh sektor industri dasar yang naik 1.02% diikuti oleh sektor infrastruktu yang menguat 0.88%. Sementara itu tiga sektor yang terkoreksi yaitu : sektor aneka industri, perkebunan dan perdagangan. Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 1.31 triliun.
Sementara itu dari bursa Asia, semua indeks kompak ditutup menguat. Indeks Hangseng dari bursa Hongkong memimpin kenaikan dengan menguat sebesar 1.31% ke level 24,455.94, diikuti oleh indeks TWSE dari Taiwan yang naik 1.27% ke level 9,841.71. Adapun indeks Nikkei dari bursa Jepang naik 1.08% ke level 19,079.33. Penguatan yang terjadi pada mayoritas indeks di bursa Asia dipicu oleh kemenangan Emmanual Macron pada putaran pertama pemilihan presiden di Prancis.

Akhir perdagangan semalam (25/04), indeks utama bursa AS ditutup menguat, dimana Nasdaq mencapai rekor tertinggi baru dengan ditutup pada level 6,025.49 atau naik 0.70%. Sementara itu, Indeks Dow Jones menguat 1.12% ke level 20,996.12 dan S&P 500 naik 0.61% ke level 2,388.61. Penguatan yang terjadi pada mayoritas indeks disebabkan oleh kinerja emiten yang kuat. Caterpillar (CAT.N) menguat 7.9%, (MCD.N) melonjak 5.6% setelah rilisnya kinerja keuangan yang berada diatas ekspektasi. Dari data ekonomi yang semalam rilis, indeks kepercayaan konsumen AS pada bulan April turun menjadi 120.3 dari sebelumnya 124.9 di bulan Maret atau dibawah perkiraan 122.5. Namun lonjakan penjualan rumah baru bulan Maret masuk ke level tertinggi sejak delapan bulan lalu menjadi 621.000 dari sebelumnya 587.000 pada bulan Febrari. Peningkatan penjualan rumah ini menunjukkan kekuatan yang mendasari perekonomian AS. Selain itu, kenaikan harga rumah bulan Februari tercatat tertinggi sejak 2 1/2 tahun. Meskipun kepercayaan konsumen turun namun diperkirakan permintaan atas barang-barang besar seperti mobil akan meningkat.

Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Secara teknikal, terbentuknya hanging man pada akhir perdagangan kemarin mengindikasikan potensi bearish reversal. Secara teknikal, IHSG masih memiliki potensi untuk kembali melanjutkan penguatan. Indikator stochastic oscillator berada di area normal dan masih dalam tren bullish. Sementara itu, RSI kuat dan histogram MACD positif.Kami perkirakan IHSG akan diperdagangkan di kisaran 5,610-5,715. (ang/ang)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed