Follow detikFinance
Rabu 14 Jun 2017, 09:01 WIB

IHSG Berpotensi Kembali Menguat Hari Ini

Oso Securities - detikFinance
IHSG Berpotensi Kembali Menguat Hari Ini Foto: Ari Saputra
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini masih akan berpeluang untuk melanjutkan penguatan. Secara teknikal, IHSG sudah membentuk goldencross pada area oversold didukung oleh histogram MACD yang positif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak dikisaran 5669-5752.

Market Review

Akhir perdagangan kemarin (13/06) IHSG ditutup menguat sebesar 0.28% ke level 5707.64. Mayoritas indeks sektoral berada pada teritori positif, dipimpin oleh sektor mining yang terangkat 0.75% diikuti sektor aneka indutri 0.73%. Katalis positif untuk sektor mining ialah harga minyak yang membaik disebabkan pernyataan Arab Saudi tentang pemangkasan alokasi minyak ke Asia pada bulan Juli sekitar 300.000 barel per hari (bpd) serta pasokan minyak AS menunjukkan sinyal penurunan.

Disisi lain beberapa saham pendorong kenaikan IHSG ini yakni : UNVR, BBCA, ASII, dan TLKM. IHSG berhasil melanjutkan trendnya ditengah penantian FOMC pada 13-14 Juni, menindak lanjuti rencana kenaikan suku bunga acuan The Fed. Penguatan IHSG ini inline dengan Rupiah yang terapresiasi 0,13% ke level Rp 13,291 per Dollar AS dibanding hari sebelumnya serta adanya transaksi Asing yang tetap melakukan aksi beli bersih (netbuy) pada pasar reguler sebesar 32.44 miliar.

Global Market

Indeks utama bursa Wall Street kompak ditutup menguat. Indeks Dow Jones naik 0.44% ke level 21,328.47, indeks S&P500 terangkat 0.45% ke level 1,440.35 dan indeks Nasdaq naik paling tinggi sebesar 0.73% ke level 6,220.37. Indeks utama bursa saham AS berhasil mencatatkan kenaikan lebih baik dibanding perdagangan sebelumnya. Saat ini sentimen positif muncul dari beberapa data ekonomi AS, salah satunya yakni data Indeks harga produksi AS bulan Mei (United State core PPI Mei) yang tetap stabil di level 112.7. Indeks harga produksi AS bulan Mei meningkat 0.3% (MoM) atau 2.1% (YoY).

Saat ini pelaku pasar tengah menunggu keputusan The Fed terhadap kenaikan suku bunga acuannya, serta mengamati beberapa kebijakan-kebijakan Trump untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi AS serta kebijakan penurunan pajak.

(mkj/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed