Follow detikFinance
Selasa 04 Jul 2017, 08:55 WIB

Kiwoom Securities: IHSG Bisa Melemah

Kiwoom Securities - detikFinance
Kiwoom Securities: IHSG Bisa Melemah Foto: Ari Saputra
Jakarta - Dow Jones naik 0.6% ditutup pada level 21,479.3 menjelang libur perayaan hari kemerdekaan 4 Juli. Bursa regional diperdagangkan relatif positif pagi ini. IHSG naik pada rekor tertinggi baru namun ditutup tepat pada garis diagonal resisten kuat, membatasi potensi penguatan lanjutan. Kami memperkirakan IHSG bergerak cenderung menurun hari ini seiring langkah profit taking investor.



BHIT - Belanja modal

PT MNC Investama (BHIT) mengalokasikan belanja modal sekitar Rp 1 Triliun pada tahun ini. Perseroan akan menggunakan sebagian besar dana belanja modal untuk perawatan Indovision dan MNC Play. Belanja modal perseroan tahun ini lebih rendah dibandingkan realisasi tahun lalu karena pembangunan tiga gedung baru dengan kapasitas 40 studio untuk anak usaha sudah selesai dilakukan. Perseroan akan memenuhi kebutuhan belanja modal tahun ini dari vendor financing



BUMI - Rights issue

PT Bumi Resources (BUMI) akan menerbitkan saham baru dan obligasi wajib konversi (OWK) dalam proses rights issue. Setiap pemegang 1,034 lembar saham lama berhak membeli 1,000 lembar saham baru pada harga Rp 926.16 per lembar dan setiap pemegang 1,000 lembar saham lama berhak memiliki 284,494 unit OWK pada harga Rp 1 per lembar. Target perolehan dana emisi saham senilai Rp 26.63 Triliun dan emisi OWK senilai Rp 8.46 Triliun, sehingga total dana yang akan dihimpun dalam proses rights issue mencapai Rp 35.09 Triliun. Cum date ditetapkan pada 7 Juli 2017. PT Samuel International, PT Danatama Kapital Investama, dan Innovate Capital Pte. Ltd. Bertindak sebagai standby buyer rencana rights issue BUMI.



ERAA - Penjualan seluruh saham Axioo

PT Erajaya Swasembada (ERAA) menjual 5,100 unit saham atau seluruh kepemilikan atas PT Axioo International Indonesia (Axioo) pada 22 Juni 2017. Nilai transaksi penjualan saham Axioo sekitar Rp 658.65 Juta. PT Eka Nusa Persada membeli 5,099 saham sementara Michael Sugiarto membeli satu saham sisanya. Dengan penjualan saham Axioo maka menandai batalnya rencana ERAA untuk memproduksi ponsel sendiri. Sebelumnya, ERAA mengakuisisi Axioo pada tanggal 30 April 2015 dengan membeli 5,100 saham atau 51% saham Axioo dari pemiliknya, PT Eka Nusa Persada dengan nilai sekitar Rp 5.1 Miliar.



GEMS - Kredit modal kerja

PT Golden Energy Mines (GEMS) mendapat komitmen kredit modal kerja senilai US$ 35 Juta dari PT Bank Mandiri (BMRI). Kredit modal kerja bertenor 1 tahun dengan bunga 6% per tahun untuk pinjaman US$ dan 9.5% per tahun untuk pinjaman Rupiah. Kredit tersebut juga akan digunakan untuk mendukung modal kerja anak perusahaan TP Borneo Indobara dan PT Kuansing Inti Makmur. GEMS mengalokasikan dana belanja modal senilai US$ 12 Juta untuk operasional tambang. Perbaikan harga batubara tahun ini mendorong produksi batubara GEMS yang ditargetkan sebesar 12 juta ton.



MLPL - Fasilitas pinjaman

PT Multipolar (MLPL) memperoleh fasilitas pinjaman baru sebesar US$ 250 Juta dari Bank Negara Indonesia (BBNI). Sebagian besar pinjaman akan digunakan untuk melunasi utang obligasi anak usaha, Pacific Emerald Pte. Ltd., senilai US$ 230 Juta dan sisanya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional perseroan dan anak usaha. Untuk memperoleh pinjaman tersebut MLPL menggunakan tanah dan bangunan serta menggadaikan sebanyak 45.3 juta lembar saham Matahari Departement Store (LPPF). (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed