Follow detikFinance
Rabu, 13 Des 2017 08:30 WIB

OSO Securities: IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas

Oso Securities - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Pada perdagangan hari Selasa (12/12), IHSG ditutup naik tipis 0,10% ke level 6.032,37. Empat dari sepuluh indeks sektoral berada dalam zona hijau, di mana sektor pertambangan dan industri dasar memimpin penguatan sebesar 2,20% dan 1,75%.

Adapun penguatan pada sektor pertambangan inline dengan kenaikan komoditas minyak mentah, batubara, dan nikel dengan masing-masing menguat sebesar 1,10%, 1,39% dan 2,65%. Beberapa saham yang menjadi penggerak indeks yaitu: BBCA, ADRO, INDY, BUMI, PGAS, dan ELSA.

Sementara dari bursa saham regional, mayoritas indeks berada dalam teritori negatif mengantisipasi pertemuan Federal Reserve mengenai prospek akan kenaikan suku bunga diakhir tahun 2017 serta kebijakan apa yang akan diterapkan selanjutnya di tahun 2018.

Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street mayoritas ditutup dalam teritori positif pada perdagangan semalam (12/12). Indeks Dow Jones menguat 0,49% ke level 24.505,699, S&P naik 0,16% ke level 2.664,240, Sedangkan Nasdaq tertekan 0,19% ke level 6.862,320.

Penguatan pada mayoritas indeks terjadi di tengah penantian kenaikan suku bunga The Fed untuk ketiga kalinya atau yang terakhir pada tahun ini, dimana hal tersebut akan diumumkan besok.

Pelaku pasar juga berharap bahwa bukan hanya kenaikan suku bunga The Fed yang mampu terealisasi akan tetapi pemangkasan pajak juga dapat dilaksanakan.

Selain itu, positifnya data ekonomi yang rilis menjadi salah satu indikasi adanya pertumbuhan ekonomi yang turut menjadi penggerak indeks. Adapun data tersebut di antaranya : NFIB business optimism index AS bulan November di level 107.5 lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya di level 103.8, serta PPI AS bulan November sebesar 3.1% (yoy) atau 0.4% (mom) sedikit lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya sebesar 2.8% (yoy) atau 0.4% (mom).

IHSG ditutup menguat sebesar 0,10% dengan candle bearish. IHSG mengalami gap up di akhir sesi penutupan. IHSG berpotensi menguat dilihat dari indikator RSI di rasio 66% up, Stochastic kembali bullish dan MACD histogram bergerak ke arah positif dengan volume meningkat tipis. IHSG diperkirakan menguat terbatas di kisaran 6.025-6.052. (mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed